Jumat, 10 Juli 2026

Anak Panti Asuhan di Kupang Dibully dan Dianiaya Rekannya, Video Penganiayaan Disebarkan di Medsos

Imanuel Lodja - Sabtu, 22 November 2025 13:10 WIB
Anak Panti Asuhan di Kupang Dibully dan Dianiaya Rekannya, Video Penganiayaan Disebarkan di Medsos
net
Ilustrasi.

digtara.com -Seorang siswi SMPN 10 Kupang dianiaya rekan kelas dan rekan sekolahnya.

Baca Juga:

Selain itu korban SRSM (14), siswi kelas VIII pada SMPN 10 Kupang sering menjadi korban bullying rekan satu sekolah.

Bahkan saat dianiaya oleh SA alias Siti (14), Siti menyuruh salah satu rekannya untuk merekam adegan kekerasan tersebut kemudian disebarkan ke group whatsapp dan ke media sosial lainnya.

Korban mengaku kalau selama ini ia menjadi sasaran bullying rekannya hanya karena ia tinggal di Panti Asuhan Sonaf Maneka Lasiana.

Baca Juga:
"Kami diejek bilang tinggal di panti, manusia miskin dan tidak punya oramg tua. Siti dan beberapa rekannya sering bully saya," ujar korban dibenarkan kakaknya saat ditemui di Polsek Kota Lama, Sabtu (22/11/2025).

Korban dan kakaknya tidak menampik kalau mereka bersama 120 anak selama ini tinggal di panti asuhan Sonaf Maneka Lasiana.

Penganiayaan sendiri terjadi pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 10.00 Wita di depan SMP N 10 Kupang, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Saat itu Siti kembali membully korban dan menganiaya korban. Adegan kekerasan ini direkam salah satu rekannya atas permintaan Siti.

Siti juga mengajak salah satu rekannya yang juga siswi SMPN 10 Kupang ikut menganiaya korban. Korban pun tidak bisa melawan dan hanya pasrah.

Saat pulang ke panti asuhan, ia hanya bisa menangis dan mogok makan.

Baca Juga:
Ibunya yang kebetulan pengasuh panti asuhan, MIMB (54) heran dengan perubahan sikap sang anak.

Setelah ditanya barulah korban bercerita kalau korban dipukul oleh teman sesama siswi di SMPN 10 Kupang.

Korban mengaku dianiaya oleh Siti dan ada teman dari terduga pelaku yang memvideokan kejadian tersebut lalu mengupload ke grup WhatsApp kemudian tersebar ke media sosial.

Atas kejadian tersebut korban mengalami rasa sakit pada bagian perut dan kaki.

Korban juga trauma, merasa takut dan terus menangis apabila mengingat akan kejadian tersebut.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
DJI Osmo Pocket 4P Resmi Hadir di Indonesia, Usung Dual Lens Pertama dan Rekam Video 4K 240fps

DJI Osmo Pocket 4P Resmi Hadir di Indonesia, Usung Dual Lens Pertama dan Rekam Video 4K 240fps

Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang

Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang

Kabur Tiga Tahun Karena Kasus Penipuan dan Penggelapan, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Diamankan Polisi

Kabur Tiga Tahun Karena Kasus Penipuan dan Penggelapan, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Diamankan Polisi

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Sejumlah Gudang di Alak

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Sejumlah Gudang di Alak

Ditemukan Tersesat di Pasar, Polsii Bantu Pulangkan Seorang Lansia

Ditemukan Tersesat di Pasar, Polsii Bantu Pulangkan Seorang Lansia

Puluhan Keluarga di Takari Dapat Bansos dari Kapolda NTT

Puluhan Keluarga di Takari Dapat Bansos dari Kapolda NTT

Komentar
Berita Terbaru