Senin, 25 Mei 2026

Anak Panti Asuhan di Kupang Dibully dan Dianiaya Rekannya, Video Penganiayaan Disebarkan di Medsos

Imanuel Lodja - Sabtu, 22 November 2025 13:10 WIB
Anak Panti Asuhan di Kupang Dibully dan Dianiaya Rekannya, Video Penganiayaan Disebarkan di Medsos
net
Ilustrasi.

digtara.com -Seorang siswi SMPN 10 Kupang dianiaya rekan kelas dan rekan sekolahnya.

Baca Juga:

Selain itu korban SRSM (14), siswi kelas VIII pada SMPN 10 Kupang sering menjadi korban bullying rekan satu sekolah.

Bahkan saat dianiaya oleh SA alias Siti (14), Siti menyuruh salah satu rekannya untuk merekam adegan kekerasan tersebut kemudian disebarkan ke group whatsapp dan ke media sosial lainnya.

Korban mengaku kalau selama ini ia menjadi sasaran bullying rekannya hanya karena ia tinggal di Panti Asuhan Sonaf Maneka Lasiana.

Baca Juga:
"Kami diejek bilang tinggal di panti, manusia miskin dan tidak punya oramg tua. Siti dan beberapa rekannya sering bully saya," ujar korban dibenarkan kakaknya saat ditemui di Polsek Kota Lama, Sabtu (22/11/2025).

Korban dan kakaknya tidak menampik kalau mereka bersama 120 anak selama ini tinggal di panti asuhan Sonaf Maneka Lasiana.

Penganiayaan sendiri terjadi pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 10.00 Wita di depan SMP N 10 Kupang, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Saat itu Siti kembali membully korban dan menganiaya korban. Adegan kekerasan ini direkam salah satu rekannya atas permintaan Siti.

Siti juga mengajak salah satu rekannya yang juga siswi SMPN 10 Kupang ikut menganiaya korban. Korban pun tidak bisa melawan dan hanya pasrah.

Saat pulang ke panti asuhan, ia hanya bisa menangis dan mogok makan.

Baca Juga:
Ibunya yang kebetulan pengasuh panti asuhan, MIMB (54) heran dengan perubahan sikap sang anak.

Setelah ditanya barulah korban bercerita kalau korban dipukul oleh teman sesama siswi di SMPN 10 Kupang.

Korban mengaku dianiaya oleh Siti dan ada teman dari terduga pelaku yang memvideokan kejadian tersebut lalu mengupload ke grup WhatsApp kemudian tersebar ke media sosial.

Atas kejadian tersebut korban mengalami rasa sakit pada bagian perut dan kaki.

Korban juga trauma, merasa takut dan terus menangis apabila mengingat akan kejadian tersebut.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Judi Sabung Ayam di Fatukoa-Kota Kupang Dibubarkan Polisi

Judi Sabung Ayam di Fatukoa-Kota Kupang Dibubarkan Polisi

Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual di Kupang Ditolak Hakim

Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual di Kupang Ditolak Hakim

Kapal Mati Mesin di Perairan Otan, Dua Nelayan Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Kapal Mati Mesin di Perairan Otan, Dua Nelayan Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT

Warga Semau-Kupang Pelaku Bom Ikan Diamankan Anggota Ditpolairud Polda NTT

Calo Tiket Kapal Pelni di Kupang Kembali Beraksi, Polisi Turun Tangan Damaikan

Calo Tiket Kapal Pelni di Kupang Kembali Beraksi, Polisi Turun Tangan Damaikan

Lakukan Pelanggaran, Sejumlah Anggota Polresta Kupang Jalani Sidang KKEP

Lakukan Pelanggaran, Sejumlah Anggota Polresta Kupang Jalani Sidang KKEP

Komentar
Berita Terbaru