Selasa, 24 Februari 2026

Purnawirawan TNI Ditemukan Meninggal di Belakang Lapas Anak Kupang

Imanuel Lodja - Jumat, 10 Oktober 2025 12:50 WIB
Purnawirawan TNI Ditemukan Meninggal di Belakang Lapas Anak Kupang
ist
Purnawirawan TNI Ditemukan Meninggal di Belakang Lapas Anak Kupang

digtara.com -Reinhard Bire (80), purnawirawan TNI di Kota Kupang, NTT ditemukan meninggal dunia pada Jumat (10/10/2025).

Baca Juga:

Korban yang juga warga Jalan Pluto RT 15/RW 06, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang ditemukan di belakang Lapas Anak Kupang yang berada di wilayah RT 13/RW 05, Kelurahan Oesapa Selatan, Kota Kupang.

Saat ditemukan, korban yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Fraksi TNI/Polri memakai pakaian seragam lengkap TNI.

Korban sendiri keluar dari rumah di belakang hotel Ledetadu sejak Minggu (5/10/2025) pagi bertepatan dengan HUT TNI.

Baca Juga:
Yus Bire, salah satu anak dari korban mengaku kalau ayahnya sudah biasa jalan pagi.

"Walau sudah lama sakit dimensia dan sakit gula tapi bapak (korban) punya kebiasaan untuk jalan pagi atau sore di sekitar rumah," ujarnya di lokasi kejadian pada Jumat pagi.

Namun sejak Minggu pagi korban pergi dari rumah.

"Mungkin karena hari TNI dan di sekitar rumah ada kantor (Lapas Anak) yang punya bendera merah putih makanya korban ke lokasi itu," ujarnya.

Karena hingga Minggu malam korban belum pulang maka keluarga melaporkan kehilangan korban ke Polresta Kupang Kota.

Pada Jumat pagi, sejumlah anak warga binaan di Lapas Anak Kupang sedang melakukan pembersihan di sekeliling area Lapas anak.

Baca Juga:
"Warga Lapas dan petugas lapas mencium bau menyengat dari belakang rumah dinas Lapas," ujar Kanit Reskrim Polsek Kota Lama, Iptu Arifin A saat dikonfirmasi pada Jumat pagi di lokasi kejadian.

Warga ke sumber bau dan menemukan korban dengan kondisi membusuk dalam posisi terlentang di sebelah tembok belakang rumah dinas pegawai Lapas Anak Kupang.

"Petugas Lapas bernama Ande melaporkan ke kami sehingga kami ke lokasi penemuan mayat," ujar Kanit.

Aparat kepolisian dari Polsek Kota Lama dan inafis Polresta Kupang Kota ke lokasi melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara.

Polisi pun memasang garis polisi di lokasi kejadian dan meminta bantuan petugas medis rumah sakit Bhayangkara Titus Uly untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.

"Jenazah dibawa ke RSB Kupang untuk otopsi. Tapi jika keluarga menolak maka kami minta keluarga buat surat pernyataan penolakan otopsi," ujar Iptu Arifin.

Baca Juga:
Polisi masih memasang garis polisi di dekat tembok di belakang rumah negara Lembaga Pembinaan khusus anak kelas I Kupang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolres Kupang Minta Kapolsek Dukung Program Pemerintah

Kapolres Kupang Minta Kapolsek Dukung Program Pemerintah

Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota dan Kapolsek Kota Lama Dimutasi

Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota dan Kapolsek Kota Lama Dimutasi

Visa Habis Masa Berlaku Jadi Alasan WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kelas II Kupang

Visa Habis Masa Berlaku Jadi Alasan WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kelas II Kupang

Dua Pekan Lebih Diamankan di Rote Ndao, WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kupang

Dua Pekan Lebih Diamankan di Rote Ndao, WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kupang

Jual Beli Sapi di Kupang Timur Berujung ke Proses Hukum

Jual Beli Sapi di Kupang Timur Berujung ke Proses Hukum

Gaji ASN di Kabupaten Kupang Terlambat Dibayar Karena Perampingan OPD

Gaji ASN di Kabupaten Kupang Terlambat Dibayar Karena Perampingan OPD

Komentar
Berita Terbaru