Sabtu, 25 April 2026

37 KK di Mauponggo-Nagekeo Mengungsi Pasca Banjir Bandang

Imanuel Lodja - Selasa, 16 September 2025 09:02 WIB
37 KK di Mauponggo-Nagekeo Mengungsi Pasca Banjir Bandang
ist
Proses pencarian hari ketujuh terhadap tiga warga Mauponggo yang hilang pasca banjir bandang
digtara.com -Bencana banjir bandang yang terjadi pada Minggu (8/9/2025) lalu mengakibatkan 37 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi.

Baca Juga:

Mereka mengungsi setelah rumah tinggal mereka rusak diterjang banjir.

Banjir bandang ini terjadi terjadi akibat hujan lebat dari pagi hari hingga petang pada Minggu, 8 September 2025 yang menyebabkan sungai meluap dan banjir bandang.

Sesuai data kepolisian, bencana ini mengakibatkan enam orang meninggal dunia, tiga orang hilang, serta lima orang luka berat dan 10 orang luka ringan.

Selain permukiman, bencana juga merusak 66 bidang lahan sawah dan kebun, 16 ruas jalan, enam jembatan, lima titik irigasi, serta memutus jaringan listrik dan air bersih.

Pasca operasi pencarian selama tujuh hari, tim SAR Gabungan telah menutup operasi SAR bencana alam banjir bandang di Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo, NTT ini pada Senin (15/9/2025) pukul 15.00 Wita.

Akhir dari operasi kemanusiaan ini dilakukan melalui konfrensi pers yang dipimpin Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman selaku SMC (Sad Mission Coordiantor), Fathur.

Ia menyampaikan bahwa pada pencarian ketujuh korban banjir bandang yang dinyatakan hilang berjumlah empat orang menjadi tiga orang pasca ditemukannya satu orang korban pada 10 September 2025 atas nama Achiles Agustinus Busa Jago balita berusia 13 bulan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban yang meninggal pasca kejadian secara real di lokasi kejadian berjumlah lima orang pasca ditemukannya Achiles pada operasi SAR hari ketiga.

Hingga hari ketujuh tidak ditemukan lagi tanda-tanda penemuan korban dan pencarian dinyatakan ditutup.

"Namun apabila ditemukan tanda-tanda penempuan korban dilain hari, maka operasi SAR dapat dibuka kembali," tambah Fathur.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Banjir Bandang Tapanuli Utara 24 April 2026, 4 Rumah Hanyut dan 18 Rusak Berat

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Iseng, Bocah di Kupang Tembak Rekannya Dengan Senapan Angin Berujung Meninggal Dunia

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

Pria di Kupang Diamankan Polisi Pasca Ancam Warga Dengan Pisau

IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang

IRT di Kabupaten TTS Sekarat Dianiaya dengan Parang

Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda

Lansia di Flores Timur Dianiaya Dua Pemuda

Curi Perhiasan Emas Kerabat Untuk Miras, Pemuda di Kupang Dibekuk Tim Resmob Polresta Kupang Kota

Curi Perhiasan Emas Kerabat Untuk Miras, Pemuda di Kupang Dibekuk Tim Resmob Polresta Kupang Kota

Komentar
Berita Terbaru