Sabtu, 10 Januari 2026

Kelompok Pemuda di Kabupaten TTU Terlibat Tawuran, Polisi Turun Tangan Mendamaikan

Imanuel Lodja - Senin, 15 September 2025 16:15 WIB
Kelompok Pemuda di Kabupaten TTU Terlibat Tawuran, Polisi Turun Tangan Mendamaikan
ist
Dua kelompok pemuda di Kabupaten TTU bertikai dan sepakat untuk berdamai
digtara.com -Tawuran antar warga melibatkan pemuda dari Kampung Maumolo, Kelurahan Bansone dan Desa Oenenu, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terjadi akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Namun tawuran karena selisih paham ini, berakhir damai.

Kedua belah pihak sepakat menyudahi pertikaian setelah dimediasi di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres TTU, Minggu (14/9/2025).

Proses mediasi difasilitasi Kanit SPKT III Polres TTU, Aiptu Abilio Falo bersama Bhabinkamtibmas serta kepala desa setempat.

Melalui dialog yang berlangsung kondusif, kedua kelompok pemuda akhirnya menandatangani surat pernyataan damai.

Bhabinkamtibmas Desa Maumolo Selatan, Bripka Onisiforus Feo, mengatakan mediasi merupakan jalan terbaik untuk meredam konflik agar tidak berlarut-larut.

"Ini menjadi solusi terbaik agar masalah cepat teratasi. Kedua belah pihak sepakat tidak mengulangi peristiwa serupa di kemudian hari dan tidak melanjutkan perkara ini ke ranah hukum," ujarnya pada Senin (15/9/2025).

Bentrok tersebut diketahui berawal dari salah paham antar pemuda saat menghadiri pesta di Desa Maumolo sepekan sebelumnya.

Upaya penyelesaian secara kekeluargaan sempat ditempuh, namun tidak mencapai kesepakatan hingga berujung pada aksi tawuran.

Rinto Obe, pemuda Desa Oenenu, mengakui pihaknya sempat mencoba mencari jalan damai sebelum perkelahian pecah.

"Tapi waktu itu belum ada titik temu. Untungnya lewat mediasi di Polres masalah ini bisa selesai," katanya.

Kesepakatan damai itu disambut positif oleh warga kedua desa.

Mereka menilai kehadiran polisi sangat membantu dalam meredam keresahan akibat bentrokan pemuda.

"Terima kasih untuk Polres TTU yang sudah cepat merespons laporan kami dan menyelesaikan masalah ini secara transparan," kata Roni Hariyanto, warga Maumolo.

Dengan tercapainya kesepakatan damai, masyarakat berharap ketegangan antarwarga tidak lagi terulang dan hubungan kedua kampung dapat kembali harmonis.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Selama Tahun 2025, Polres Alor Tangani Puluhan Kasus Tawuran Antar Kampung

Selama Tahun 2025, Polres Alor Tangani Puluhan Kasus Tawuran Antar Kampung

Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun

Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun

Komentar
Berita Terbaru