Polresta Kupang Kota Kerahkan Ratusan Personil Amankan Aksi Demonstrasi
Pengamanan selain oleh personel Polresta Kupang Kota, juga melibatkan BKO dari Polda NTT, Kodim 1604/Kupang, Denpom, Armed, dan Arhanud Kupang.
Baca Juga:
Koordinator BEM Nusantara (BEMNUS) NTT, Saulus Ngabi Nggaba, menyampaikan bahwa aksi tersebut ditargetkan diikuti lebih dari 10 ribu massa.
BEM Nusantara melakukan konsolidasi dengan berbagai organisasi kepemudaan dan kelompok Cipayung.
Secara nasional BEM Nusantara telah menyepakati bahwa September 2025 akan disebut sebagai "September Krisis."
Adapun tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi tersebut adalah dugaan pengkhianatan DPR RI terhadap rakyat, solidaritas atas kematian seorang pengemudi ojek online saat demonstrasi di pusat beberapa waktu lalu, serta sejumlah tuntutan lain yang masih dibahas bersama aliansi.
Sesama Siswa SMKN 5 Kupang Saling Tawuran
Polisi di Manggarai Timur Ditemukan Meninggal Bunuh Diri
Tikam Rekannya di Belu, Tiga Pelaku Ditangkap Tim Resmob Polda NTT di Kupang
Dua Anggota Polres Ende Di-PTDH
Tengah Malam, Seorang Pria di Kupang Ancam Istri dan Anak-anak Dengan Parang