Polresta Kupang Kota Kerahkan Ratusan Personil Amankan Aksi Demonstrasi
Pengamanan selain oleh personel Polresta Kupang Kota, juga melibatkan BKO dari Polda NTT, Kodim 1604/Kupang, Denpom, Armed, dan Arhanud Kupang.
Baca Juga:
Koordinator BEM Nusantara (BEMNUS) NTT, Saulus Ngabi Nggaba, menyampaikan bahwa aksi tersebut ditargetkan diikuti lebih dari 10 ribu massa.
BEM Nusantara melakukan konsolidasi dengan berbagai organisasi kepemudaan dan kelompok Cipayung.
Secara nasional BEM Nusantara telah menyepakati bahwa September 2025 akan disebut sebagai "September Krisis."
Adapun tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi tersebut adalah dugaan pengkhianatan DPR RI terhadap rakyat, solidaritas atas kematian seorang pengemudi ojek online saat demonstrasi di pusat beberapa waktu lalu, serta sejumlah tuntutan lain yang masih dibahas bersama aliansi.
Polisi Pastikan Mantan Panitera PN Kupang Meninggal Wajar Karena Serangan Jantung
Mantan Panitera di Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos
Kasus Pembunuhan di Alak-Kupang Direkonstruksi
Hari Anak Nasional di Kupang, 23 Anak di LPKA Kelas I Kupang Dapat Pengurangan Masa Pidana
Kabur Hampir Satu Bulan, Residivis Pelaku Penikaman Dibekuk Jatanras Polresta Kupang Kota