Bertengkar Dengan Pasangannya, Pria di Kupang Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
digtara.com -Yanto Takesan (38), ditemukan tewas dengan kondisi gantung diri pada Sabtu (30/8/2025).
Baca Juga:
Korban ditemukan di rumahnya di Oehausisi, RT 03/RW 02, Dusun I, Desa Oemofa, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang.
Korban pertama kali ditemukan oleh Dorkas Tuke (39), pasangannya pada Sabtu petang.
Korban dan Dorkas hidup bersama tapi belum menikah sah. Keduanya sudah satu tahun tinggal bersama sebagai pasangan suami istri yang belum menikah.
Korban dan Dorkas masih sempat mengikuti pesta nikah di rumah Yohanis Babys sekitar 50 meter dari rumah mereka pada Jumat (29/8/2025) malam.
Mereka baru pulang ke rumah pada Sabtu subuh sekitar pukul 01.00 Wita.
Sabtu pagi, korban dan Dorkas kembali lagi ke tempat pesta untuk membantu merapikan tempat pesta yang berantakan.
Saat itu korban dan Dorkas sempat berdansa namun karena korban mabuk karena konsumsi Miras maka Dorkas pun mengajak korban pulang.
Mereka pulang membawa serta sejumlah peralatan masak yang dipinjam saat pesta.
Korban sempat menanyakan keberadaan Dorkas yang hilang saat korban menikmati Miras di tempat acara.
Dorkas beralasan kalau ia pulang sebentar ke rumah untuk memberi makanan ternak babi.
Korban rupanya cemburu sehingga menganiaya Dorkas menggunakan tangan kanan yang dikepal sebanyak 2 kali sehingga mengenai dahi sebelah kiri.
Dorkaa tidak tinggal dia. Ia membalas menganiayaya korban dengan menendang korban menggunakan telapak kaki kanan bagian depan sehingga mengenai dada korban.
Dorkas dan korban kemudian bertengkar dan Dorkas memilih menutup pintu dapur lalu masuk ke dalam rumah besar untuk tidur sambil bermain handphone.
Korban masuk mengikuti Dorkas lalu mengambil sebuah tas di dalam kamar dan menuju ke kamar belakang.
Ia membuka lemari dan langsung keluar melalui pintu belakang.
Saat itu Dorkas melihat korban memakai tas di punggung belakangnya.
Korban rupanya berjalan ke luar rumah samping dapur. Dorkas pun masuk ke dalam kamar dan melihat map yang berserakan di atas tempat tidur dalam kondisi terbuka sehingga ia merapikan dan menyimpan kembali ke dalam lemari.
Dorkas masih ke pintu belakang dan menutup pintu lalu ke kamar untuk tidur.
Namun beberapa saat kemudian korban kembali ke dalam rumah besar membuka pintuk belakang. Kepada Dorkas, korban berpesan kalau Dorkas tidak sayang lagi maka korban mau pulang kampung.
Korban kemudian ke dapur yang berjarak sekitar delapan meter lalu membuka pintu dapur dengan membantingnya.
Dorkas memilih untuk tidur hingga pukul 17.00 Wita. Saat bangun tidur, Dorkas ke pintu dapur.
Namun pintu dalam keadaan tertutup dari dalam. Dorkas mengintip dari celah pintu dan kaget melihat korban dalam posisi berlutut dan membelakangi dengan seutas tali ada di lehernya.
Dorkas kemudian membuka pintu dan masuk. Ia melihat korban sudah meninggal dunia.
Dorkas pun ke rumah tetangga dan memanggil Demaris Nuban (34) untuk melihat kondisi korban juga sudah keadaan meninggal dunia.
Kapolres Kupang, AKBP Rudi JJ Ledo menyebutkan kalau korban murni meninggal karena gantung diri.
Polisi sudah ke lokasi kejadian melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari Dorkas dan beberapa saksi lainnya.
Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik
Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas
Upah Tidak Jelas, Pekerja THM di Sikka-NTT Minta Perlindungan Polisi
Pelayaran Wisata Labuan Bajo Diusulkan Dilakukan Parsial
Kurun Waktu Dua Bulan, Satreskrim Polres Lembata Tuntaskan 10 Laporan Kasus Pencurian