Senin, 01 September 2025

Polisi Tangkap 9 Terduga Pelaku, Buru Massa Lain dalam Penjarahan Rumah Uya Kuya

Arie - Minggu, 31 Agustus 2025 13:47 WIB
Polisi Tangkap 9 Terduga Pelaku, Buru Massa Lain dalam Penjarahan Rumah Uya Kuya
suara.com
Polisi Tangkap 9 Terduga Pelaku, Buru Massa Lain dalam Penjarahan Rumah Uya Kuya
digtara.com - Kepolisian menangkap sembilan orang terduga pelaku penjarahan rumah anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Surya Utama atau Uya Kuya, di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu (30/8/2025) malam.

Baca Juga:

"Benar, sejauh ini ada sembilan orang yang sudah ditangkap," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, Minggu (31/8/2025).

Barang Bukti & Rekaman Video

Menurut Dicky, penangkapan dilakukan setelah penyidik menganalisis rekaman video serta menemukan sejumlah barang bukti berupa perabot rumah tangga milik Uya Kuya. Para terduga pelaku diamankan langsung di sekitar lokasi kejadian.

Pihak kepolisian juga menelusuri rekaman video, termasuk siaran langsung di media sosial, yang menunjukkan jelas aksi massa memasuki dan menjarah rumah politikus PAN tersebut.

"Pelaku sebenarnya lebih dari sembilan orang. Kami masih mendalami peran masing-masing dan terus memburu pelaku lain yang terekam dalam video," ujarnya.

Massa Meluber, Polisi Kewalahan

Dicky menambahkan, penjarahan tetap terjadi meski sebelumnya aparat Polsek Duren Sawit telah mengimbau massa untuk tidak melakukan tindakan pidana. Namun, jumlah massa yang besar membuat situasi sulit dikendalikan.

"Akhirnya, tim gabungan Reskrim dan Samapta turun melakukan penindakan," jelasnya. Hingga kini polisi masih berjaga di lokasi serta mengembangkan penyelidikan untuk menangkap pelaku lainnya.

Rumah Dirusak, Harta Benda Dijarah

Rumah Uya Kuya rusak parah setelah digeruduk ratusan orang sekitar pukul 23.00 WIB. Video yang beredar di media sosial menunjukkan massa mengobrak-abrik isi rumah.

Barang-barang yang diangkut mulai dari kursi, meja, lemari, televisi, peralatan elektronik, pakaian, hingga hewan peliharaan kucing milik Uya. Sementara fasilitas yang tak bisa dibawa seperti tangga, gerbang, dan kamar mandi dirusak, bahkan dinding rumah dicoret dengan tulisan "polisi pembunuh."

Latar Belakang Kemarahan Massa

Aksi massa ini tak lepas dari kontroversi Uya Kuya yang dianggap tidak simpatik menanggapi kritik publik. Ia sempat menyebut wajar jika anggota DPR berjoget saat sidang tahunan MPR pada 15 Agustus 2025, karena menurutnya DPR juga layaknya artis.

Pernyataan itu semakin memicu amarah setelah beredar video Uya berjoget dengan narasi "gaji Rp 3 juta per jam." Meski belakangan ia membantah membuat konten tersebut, gelombang kekecewaan publik terlanjur meluas.

Uya Kuya Sampaikan Permintaan Maaf

Beberapa jam sebelum rumahnya dijarah, Uya Kuya sempat meminta maaf lewat unggahan video di akun Instagram pribadinya @king_uyakuya.

"Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia," ujar ayah Cinta Kuya itu.

Sebagai wakil rakyat, Uya mengakui ucapan dan tindakannya dinilai tidak pantas hingga memicu demonstrasi yang berujung bentrokan. "Kami memahami bahwa apa yang terjadi ini mengakibatkan luka mendalam bagi rakyat Indonesia, terutama korban yang harus gugur dan terluka," tutupnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PAN Copot Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR, Efektif 1 September 2025

PAN Copot Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR, Efektif 1 September 2025

Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Diduga Dijarah Massa di Bintaro

Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Diduga Dijarah Massa di Bintaro

Massa Geruduk dan Jajah Rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya: Ini Kronologinya

Massa Geruduk dan Jajah Rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya: Ini Kronologinya

Video Panasnya Viral di Media Sosial, Nurma HMT Sampaikan Klarifikasi

Video Panasnya Viral di Media Sosial, Nurma HMT Sampaikan Klarifikasi

Muncul Link Video Izza Blunder Usai Viral Andini Permata, Waspadai Bahaya Malware dan Fitnah Digital

Muncul Link Video Izza Blunder Usai Viral Andini Permata, Waspadai Bahaya Malware dan Fitnah Digital

Membanggakan, PMI Kota Semarang Raih Penghargaan ‘Most Popular’ Prize Winner di Ajang Kompetisi Video Internasional IFRC Solferino Academy

Membanggakan, PMI Kota Semarang Raih Penghargaan ‘Most Popular’ Prize Winner di Ajang Kompetisi Video Internasional IFRC Solferino Academy

Komentar
Berita Terbaru