Bocah Tiga Tahun Jatuh dan Meninggal Dalam Bak Air
Baca Juga:
Bocah ini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (29/8/2025) siang sekitar pukul 12.30 wita.
Diduga korban jatuh dalam bak air saat ia hendak mengambil air dalam bak tersebut.
Korban diduga melihat ember dan besi yang biasa digunakan untuk mengambil air ada di sekitar bak.
Dugaan ini diperkuat karena ember dan alat bantu besi ikut terjatuh dalam baik air tersebut.
Orang tua korban biasanya menyimpan ember timba dan besi alat bantu di atas bak air tersebut.
Korban ditemukan oleh kakek dan neneknya, John M dan Agustina Toto yang mencari korban di sekitar rumah.
Keduanya kaget karena menemukan korban sudah mengapung dalam bak air.
Mereka langsung mengevakuasi korban dari dalam bak dan membawa korban ke rumah sakit Dedari Kupang.
Namun upaya tersebut sia-sia karena dokter jaga di rumah sakit Dedari Kupang menyatakan korban sudah meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dibawa kembali ke rumahnya untuk disemayamkan.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari melalui Kapolsek Kota Raja, AKP Frids Mada membenarkan kejadian ini
"Iya benar, korban jatuh dalam bak air," tandas Kapolsek pada Jumat petang.
Polisi sudah ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah pihak
Ia menghimbau agar warga selalu berhati-hati dan mengawasi anak kecil saat bermain dan memastikan lingkungan tempat tinggal ramah bagi anak-anak saat beraktivitas.
Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Pemulung
Diduga Depresi, Seorang Perempuan di Kota Kupang Diamankan di Pinggir Jalan
Berkelahi Karena Mabuk Miras, Delapan Remaja di Kupang Sepakat Berdamai
Pastikan Layanan Publik Profesional, Wakapolda NTT Tinjau Pelayanan Satlantas Polresta Kupang Kota
Pimpin PERDATIN NTT Periode Kedua, Ketua Siap Perkuat Layanan Anestesi dan Terapi Intensif Hingga Daerah Terpencil