Minggu, 19 Juli 2026

Sakit Epilepsi Kumat, Anak Aparat Desa di Sabu Raijua Meninggal di Pantai

Imanuel Lodja - Selasa, 05 Agustus 2025 07:46 WIB
Sakit Epilepsi Kumat, Anak Aparat Desa di Sabu Raijua Meninggal di Pantai
ist
Warga Sabu Timur dievakuasi dari pantai pasca ditemukan meninggal dunia pada Senin (4/8/2025)

digtara.com -Herman Djawa (26), warga Desa Keliha, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia pasa Senin (4/8/2025).

Baca Juga:

Jenazah korban ditemukan mengapung di pantai Lie Due, Desa Keliha, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua.

Korban merupakan anak dari Ruba Djawa (55) yang merupakan aparat Desa Keliha.

Korban pertama kali ditemukan oleh Roni Aryanto Wega (45).

Pada Senin siang, Roni ke pantai untuk membersihkan rumput laut dari kotoran dan sampah.

Selesai membersihkan rumput laut miliknya, Roni keluar dari laut dan bermaksud mencari rumput laut yang terlepas karena dipukul gelombang dan terdampar di pantai.

Saat berjalan ke arah timur untuk memilih rumput laut, Roni tidak sengaja melihat ada tubuh yang terapung diantara tali-tali rumput laut yang berjarak sekitar 15 meter dari pasang tertinggi.

Roni berusaha mendekat dan melihat dengan jelas bahwa itu adalah tubuh manusia

Setelah memastikan itu adalah tubuh manusia, Roni langsung pulang dan memberitahukan ke Kepala Desa Keliha, Jibrael Migu Lena dan aparat desa

Roni dan Jibrael Migu Lena (35) kembali ke pantai untuk melihat apa yang dilaporkan Roni.

Setelah tiba di pantai, Jibrael Migu Lena masuk ke dalam laut dan melihat untuk memastikan siapakah orang yang tenggelam tersebut

Jibrael menduga bahwa orang yang terapung tersebut adalah Herman Djawa, warga Desa Keliha.

Ruba Djawa yang juga aparat desa Keliha tiba di pantai dan langsung mengetahui kalau korban tenggelam adalah anaknya.

Ia memastikan karena sepeda motor anaknya ada di pinggir rumah yang dijadikan tempat singgah ketika bekerja rumput laut

Ruba menyebutkan kalau korban mengidap penyakit epilepsi dan sering kambuh

Dokter Puskesmas Bolou, dr. Runiyuftari Lobo Huki melakukan visum luar pada korban

Dokter memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dokter menemukan busa pada mulut dan hidung korban dan tidak ada tanda pendarahan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Temui Bupati Sabu Raijua dan Unsur Terkait

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Temui Bupati Sabu Raijua dan Unsur Terkait

Tikam Istri Hingga Tewas, Pria Di Sabu Raijua Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Tikam Istri Hingga Tewas, Pria Di Sabu Raijua Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Tikam Istri Hingga Tewas, Pria di Sabu Raijua Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Tikam Istri Hingga Tewas, Pria di Sabu Raijua Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Ribut Soal Dana PKH, Pria di Sabu Raijua Tikam Istri Hingga Tewas

Ribut Soal Dana PKH, Pria di Sabu Raijua Tikam Istri Hingga Tewas

Anggota Satuan Samapta Polres Sabu Raijua Tingkatkan Patroli Antisipasi Pencurian Ternak

Anggota Satuan Samapta Polres Sabu Raijua Tingkatkan Patroli Antisipasi Pencurian Ternak

Dua Perwira Polres Sabu Raijua Dimutasi

Dua Perwira Polres Sabu Raijua Dimutasi

Komentar
Berita Terbaru