Sabtu, 28 Februari 2026

Tangani Kasus PMI Korban Penganiayaan Majikan di Malaysia, Tim TPPO Polda NTT ke Kabupaten TTU

Imanuel Lodja - Senin, 04 Agustus 2025 16:53 WIB
Tangani Kasus PMI Korban Penganiayaan Majikan di Malaysia, Tim TPPO Polda NTT ke Kabupaten TTU
ist
Tangani Kasus PMI Korban Penganiayaan Majikan di Malaysia, Tim TPPO Polda NTT ke Kabupaten TTU

digtara.com -Polda NTT bergerak cepat menangani dugaan penganiayaan Pekerja Migran Indonesia oleh majikan di Malaysia.

Baca Juga:

Tim Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Subdit IV/Renakta Direktorat Reskrimum Polda NTT langsung diterjunkan ke Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Tim yang dipimpin Aipda Yandri Tabana berangkat pada Senin (4/8/2025) ke Kabupaten TTU.

"Berangkat untuk memeriksa saksi-saksi dan mencari keterangan terkait keberangkatan korban ke Malaysia," ujar Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi di Polda NTT, Senin (4/8/2025).

Diharapkan tim mendapat informasi lengkap terkait pengiriman korban ke Malaysia.

Selanjutnya tim akan ke Kalimantan Barat mendalami kasus ini.

"Tim nanti akan ke Pontianak. Kita juga koordinasi dengan BP3MI NTT dan instansi terkait untuk pemulangan korban," tambah Kombes Patar Silalahi.

Informasi lain menyebutkan kalau korban diselamatkan oleh tentara. Namun korban tidak mengetahui persis tentara penolong apakah TNI atau tentara Malaysia.

Korban pun harus berjalan kaki menyusuri sungai dan memasuki kawasan hutan hingga tiba di batas Malaysia-NKRI di Kalimantan dan dibawa ke Pontianak untuk perawatan medis.

Hingga Senin siang, kondisi korban berangsur pulih. Ia dijaga dan dirawat beberapa warga NTT di Pontianak di ruang rawat rumah sakit dr Sudarso Pontianak.

Elvi Normawati Kun (41) asal Desa Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU sekarat dan dirawat di rumah sakit dr. Sudarso Pontianak, Kalimantan Barat sejak awal pekan lalu.

Elvi merupakan pekerja asal NTT yang berangkat ke Malaysia secara perorangan tanpa melalui prosedur yang benar.

"Dia korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) oleh keluarganya dan berangkat secara ilegal. Di data kami, dia tidak terdata," ujar Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT, Suratmi Hamida, S.Sos saat dikonfirmasi pada Senin (4/8/2025).

Ketua Perhimpunan Flobamora Kalimantan Barat, Edel Robertus Olin saat dikonfirmasi pada MInggu (3/8/2025) malam membenarkan keberadaan korban yang dirawat intensif di rumah sakit dr. Sudarso Pontianak sejak pekan lalu.

"Sudah empat hari dirawat karena mengalami sakit yang sangat serius. Awalnya korban sulit berkomunikasi, tapi kemarin saya sudah bisa berkomunikasi saat saya menjenguknya," ujar Edel dalam sambungan teleponnya.

Ia menyebutkan kalau korban baru lima bulan bekerja di Malaysia. "Saya tidak tahu persis lembaga yang merekrut dan memberangkatkan korban. Hanya korban bercerita kalau dia baru lima bulan bekerja di Malaysia," tandas Edel Robertus Olin.

Kepada Edel Robertus Olin, korban Elvi bercerita kalau ia dipukul dan dianiaya oleh majikan. "Korban tidak diberi makan selama empat hari dan dianiaya," tambah Edel Robertus Olin.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Residivis Kasus Pembunuhan di Kupang Diamankan Tim Resmob Polda NTT

Residivis Kasus Pembunuhan di Kupang Diamankan Tim Resmob Polda NTT

Berbagai Elemen Masyarakat di Kota Kupang Siap Jaga Stabilitas Keamanan

Berbagai Elemen Masyarakat di Kota Kupang Siap Jaga Stabilitas Keamanan

Pasca Ditangkap di Kupang, Tersangka Penganiaya IRT di Rote Timur Ditahan Polisi

Pasca Ditangkap di Kupang, Tersangka Penganiaya IRT di Rote Timur Ditahan Polisi

Polda NTT Bangun Komitmen Bersama Lewat Apel Kamtibmas

Polda NTT Bangun Komitmen Bersama Lewat Apel Kamtibmas

Proses Hukum di Malaysia Selesai, 29 PMI Non Prosedural Asal NTT Dipulangkan ke Flores

Proses Hukum di Malaysia Selesai, 29 PMI Non Prosedural Asal NTT Dipulangkan ke Flores

Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya

Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya

Komentar
Berita Terbaru