Pria di Rote Ndao Ditikam Tetangganya
Baca Juga:
Ia ditikam dengan pisau oleh Rinto Lomi (52), warga Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Penikaman ini dilakukan Rinto pada Senin (28/7/2025) petang dan sudah ditangani Polsek Lobalain sesuai laporan polisi nomor LP/B/34/VII/2025/SPKT/Polsek Lobalain/Polres Rote Ndao/Polda NTT, tanggal 28 Juli 2025.
"Korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Pelaku sudah diamankan," ujar Kapolsek Lobalain, Ipda Djony Elvis Pada, Selasa (29/7/2025).
Belum diketahui persis latar belakang pelaku menikam korban. namun diduga kuat penganiayaan dengan benda tajam ini karena salah paham.
Gelen Fernando D. Ndoen yang juga anak dari korban Karsib saat melaporkan kejadian ini mengaku kalau ia sendiri tidak mengetahui alasan dan latar belakang penganiayaan berat ini.
Gelen sendiri mendapatkan informasi soal peristiwa ini dari kerabatnya yang tinggal di Kota Kupang, Olens Ndoen.
Dari Olens Ndoen, Gelen mendapat informasi kalau ayahnya (korban Karsib) sedang dirawat di RSUD Ba'a, Kabupaten Rote Ndao karena dianiaya.
Gelen kemudian bergegas menuju RSUD Ba'a, Kabupaten Rote Ndao untuk melihat kondisi korban.
Gelen kemudian Polsek Lobalain, Polres Rote Ndao untuk melaporkan kejadian penganiayaan berat tersebut.
Kapolsek Lobalain Ipda Djony Elvis Pada mengaku kalau pihaknya belum bisa meminta keterangan dari korban karena korban sementara menjalani perawatan.
Penyidik Polsek Lobalain baru akan menggali keterangan dan informasi dari pelaku yang telah diamankan.
Polisi sudah mengamankan barang bukti pisau yang dipakai pelaku menikam korban serta meminta keterangan dari beberapa pihak sebagai saksi kasus penganiayaan ini.
Dapur MBG di NTT hanya dibolehkan Pakai LPG 50 Kilogram
Pergi Dari Rumah Tanpa Pamit, Lansia di Belu Ditemukan Meninggal Dalam Hutan
Dukung Semarak Pawai Paskah 2026, Polres Rote Ndao Beri Pengamanan Maksimal
Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Anak Diserahkan Polsek Kota Raja ke Kejaksaan
Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua MS GMIT, Kapolres Rote Ndao Apresiasi Perayaaan Paskah dan Perkuat Toleransi Umat Beragama