Personil Polairud Polda NTT Bantu Evakuasi KM Mulya Abadi
digtara.com -Evakuasi Kapal Motor (KM) Mulya Abadi yang patah kemudi di laut Flores Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) melibatkan anggota Direktorat PolairudPolda NTT dari Markas Unit (Marnit) Sikka pada Minggu (27/7/2025).
Baca Juga:
Operasi dilakukan selama tiga hari terhadap KM Mulya Abadi yang mengalami patah kemudi di sekitar perairan Riung, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.
KM Mulya Abadi GT 171 bermuatan semen dan Sembako dengan delapan penumpang (kru kapal).
Kapal dinahkodai Subhan (45) dengan tujuh KKM yakni Riswandi (27), Andi Kasman (30), Ridwan (35), Khaerul (27), Andi Syawadai (17), Andi Umar (36) dan Abdul Rahman (27).
Bermula saat kapal berlayar dari Pulau Jinato Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan menuju ke pelabuhan Riung, Kabupaten Ngada.
Dalam perjalanan/pelayaran, kru yang berada di kapal menyampaikan kepada keluarga mereka bahwa kapal mengalami patah kemudi dan hanyut dengan perkiraan posisi 30-40 mil dari Pulau Jinato.
Anggota Polairud pun berkoordinasi dengan Kantor SAR Maumere, Lanal Maumere dan Pos Polair Marnit Sikka.
Upaya operasi SAR terhadap KM Mulya Abadi yang mengalami patah kemudi di perairan Riung Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada dilakukan dalam beberapa hari.
Minggu (27/7/2025) pagi sekitar pukul 05.30 wita, Tim SAR gabungan mendapat informasi dari kapal luar (Maersk Monte Lascar) melalui kantor Basarnas Command Center dengan koordinat 07°55.47'S, 121°07.8'E.
Tim SAR gabungan langsung melaksanakan briefing personil dan peralatan untuk persiapan operasi SAR dan berangkat pada pukul 06.00 wita menuju lokasi dengan menggunakan KN SAR Puntadewa 250.
Dua jam lebih pelayaran, Tim SAR gabungan menemukan titik lokasi Kapal KM Mulya Abadi dan tim SAR gabungan mengevakuasi kedelapan orang tersebut ke KN. SAR Puntadewa 250.
Kapal KM Mulya Abadi ditonda dengan menggunakan dua buah bodi menuju Riung, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada dan dikawal oleh Tim SAR gabungan.
Pada Minggu siang, datang kapal KLM Surya Indah untuk bantu menonda kapal KM. Mulya Abadi menuju Riung, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.
Tim SAR gabungan kemudian mengawal KLM Surya Indah menonda KM Mulya Abadi bertolak menuju Riung, Kecamatan Riung, kabupaten Ngada.
Tim SAR gabungan kemudian kembali ke Pelabuhan Wuring Maumere, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.
Evakuasi ini dilakukan dua anggota Marnit Sikka, 18 orang dari Kansar Maumere serta dua orang dari Lanal Maumere.
Direktorat Polairud Polda NTT Berbagi Menu Buka Puasa dengan Nelayan dan Warga Pesisir
Polda NTT Bagi-Bagi Takjil untuk Masyarakat Kupang
Residivis Kasus Pembunuhan di Kupang Diamankan Tim Resmob Polda NTT
Berbagai Elemen Masyarakat di Kota Kupang Siap Jaga Stabilitas Keamanan
Pasca Ditangkap di Kupang, Tersangka Penganiaya IRT di Rote Timur Ditahan Polisi