Janji Kepala SPN Terhadap 118 Orang Tua Casis Bintara
Baca Juga:
Menurutnya, 118 Casis akan dilantik setelah menjalani pendidikan selama tujuh bulan di lembaga pendidikan SPN POlda NTT.
"Hari ini saya terima 118 anak bapak/Ibu, dan saya berjanji akan membentuk mereka menjadi Bhayangkara yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara. Tapi ada satu hal yang perlu saya tegaskan: saya hanya akan melantik mereka, jika mereka tidak melakukan tiga kesalahan besar. Tidak boleh mencuri, berkelahi dan tidak terlibat perilaku asusila," tegasnya pada Minggu (27/7/2025) saat menerima kedatangan 118 peserta didik bintara Polri ini.
Prosesi penerimaan Casis Bintara di SPN Polda NTT kali ini agak sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Kepala SPN Polda NTT, Kombes Pol Dr. Ferry Harahap, S.I.K. M.Si., ingin menepis persepsi buruk tentang Polri .
Sebagai Kepala SPN, Ia ingin membentuk 118 casis Bintara bukan hanya secara fisik, tapi juga membentuk mental, karakter, dan akhlak.
"Saya mohon dukungan dan doa dari keluarga agar anak-anak kita ini kelak berdiri di depan bapak/Ibu dengan kepala tegak sebagai bhayangkara negara yang bermartabat," pesan Kepala SPN Polda NTT, Kombes Pol Dr. Ferry Harahap, S.I.K., M.Si.
Yohana salah satu orangtua casis, mengaku bangga dan terharu karena Kepala SPN rela berjalan kaki bersama para peserta didik.
"Saya terharu melihat seorang pemimpin dengan pangkat besar tapi mau berjalan bersama anak-anak kami," ungkapnya penuh bangga.
Ia berharap 118 casis bisa mengikuti masa pendidikan dengan baik selama tujuh bulan kedepan sehingga pada waktunya bisa dilantik menjadi anggota Polri.
"Harapan kami orangtua semua mereka mengikuti semua aturan yang ada dengan baik," katanya singkat.
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai
Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran
Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun