Selasa, 13 Oktober 2026

Anak-anak di Tenda Pengungsian Erupsi Gunung Lewotobi Dapat Trauma Healing dari Polda NTT dan Polres Flores Timur

Imanuel Lodja - Rabu, 09 Juli 2025 12:00 WIB
Anak-anak di Tenda Pengungsian Erupsi Gunung Lewotobi Dapat Trauma Healing dari Polda NTT dan Polres Flores Timur
ist
Anak-anak di Tenda Pengungsian Erupsi Gunung Lewotobi Dapat Trauma Healing Dari Polda NTT dan Polres Flores Timur
digtara.com -Pasca erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi pada 7 Juli 2025, Polres Flores Timur menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana di tenda-tenda pengungsian.

Baca Juga:

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memulihkan kondisi psikologis para penyintas, khususnya anak-anak, yang terdampak langsung oleh bencana alam tersebut.

Pada Selasa siang, 8 Juli 2025 siang, di tenda pengungsian Konga, Desa Konga, Kecamatan Titehena, personel Polres Flores Timur dipimpin Kabag Ops, AKP Ridwan mengadakan trauma healing untuk anak-anak pengungsi dari Desa Nawokote.

Anggota polisi mengajak anak-anak untuk bermain, bernyanyi, dan berinteraksi positif guna mengalihkan ketakutan serta beban psikologis akibat bencana.

Polisi juga membagikan bingkisan snack sebagai bentuk kepedulian dan cinta kasih dari Polri.

Anak-anak tampak antusias dan tersenyum ceria meski berada di tengah keterbatasan di lokasi pengungsian.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran nyata Polri dalam merawat psikologis masyarakat pasca bencana.

"Kapolda NTT menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tapi juga menjadi sumber penguatan mental dan empati bagi warga yang terdampak musibah. Trauma healing ini akan terus berlanjut dari satu tenda ke tenda pengungsian lainnya sebagai komitmen Polri untuk hadir dan menenangkan masyarakat, khususnya anak-anak korban erupsi," jelas Kombes Pol Henry.

Polda NTT juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu membahu memberikan dukungan kepada para pengungsi, terutama anak-anak yang rentan terhadap dampak trauma pasca bencana.

Kegiatan ini direncanakan akan terus digelar secara berkelanjutan hingga seluruh titik pengungsian di wilayah terdampak bisa tersentuh oleh program trauma healing dari Polres Flotim.

"Harapannya, kondisi psikis para penyintas, terutama anak-anak, bisa pulih dan bangkit kembali menatap masa depan dengan semangat," ujar Kabid Humas.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sempat Didatangi Pimpinan Bank, Nasabah Bank NTT Hargai Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

Sempat Didatangi Pimpinan Bank, Nasabah Bank NTT Hargai Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa

Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa

Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE

Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE

Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi

Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi

Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT

Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT

Komentar
Berita Terbaru