Bocah Sekolah Dasar di Kupang Tenggelam di Pesisir Pantai Warna Oesapa
Mereka minta bantuan salah satu warga membawa korban ke RSUD SK Lerik Kota Kupang menggunakan mobil avanza agar korban mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.
Baca Juga:
- Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum
- Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat
- Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang
Namun nyawa korban tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dibawa dari RSUD SK Lerik ke ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.
Pemeriksaan luar dilakukan dr Geovani disaksikan aparat kepolisian serta keluarga korban.
Hasil visum luar bahwa diduga korban meninggal dunia karena kehabisan oksigen.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Kapolsek.
Ayah korban menerima kematian korban dan membuat surat penolakan visum.
Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah korban dibawa keluarga untuk disemayamkan di rumah duka di Jalan Suratim, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum
Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat
Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang
Residivis Pelaku Penikaman di Kupang Diamankan Resmob Polda NTT, Polsek Maulafa Gelar Perkara
Jatanras Polresta Kupang Kota Bekuk Komplotan Pencuri Sparepart Kendaraan