Oknum Guru di Sabu Raijua-NTT Cabuli Sejumlah Siswi Sekolah Dasar
MR pun berterus terang dan menceritakan kalau ia dicabuli oleh terlapor dengan cara terlapor memegang alat kelaminnya menggunakan tangan terlapor serta memegang bagian payudara korban.
Baca Juga:
PU, salah satu guru di sekolah dasar tersebut mengaku mendengarkan keluh kesah dari orang tua korban IKD (12).
PU pun melaporkan kejadian tersebut kepada guru - guru yang lain di sekolah mereka.
Siswi lain yang dicabuli terlapor antara lain DLR (11), MK (12), OI (12), AALR (12), ETM (11), BH (12) dan VLH (12) juga akhirnya mengakui perbuatan terlapor.
Rata-rata korban mengaku kalau pelaku hendak membuka rok mereka, menggelitik tubuh korban dan mencium korban.
Pelaku bahkan tidak segan-segan memegang alat vital korban, memaksa korban membuka pakaian bahkan ada korban yang dijanjikan akan dijadikan istri kedua.
Korban ETM malah diajak pelaku untuk menonton film/video porno. Korban lain mengaku dipeluk dan dielus-elus pelaku.
Selain melakukan tindakan cabul, terlapor juga mempertontonkan ke seluruh murid kelas VI SD Negeri tersebut yang berjumlah 24 orang murid dan memperagakan kepada korban terkait perlakuan berbau seksual dengan gerakan tangan terlapor.
Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Sabu Raijua yang menangani kasus ini sudah berkoordinasi dengan UPTD PPA Propinsi NTT di Kupang guna pelaksanaan konseling psikologi terhadap korban dan para saksi.
BEKD selaku terlapor sudah diperiksa penyidik terkait perbuatannya tersebut.
Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi seperti TH, PU, ED dan BRR yang merupakan guru di sekolah tersebut.
Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo
Terungkap Lansia Perempuan Yang Ditemukan Meninggal di Rote Ndao Ternyata Ditanduk Rusa
Tiba di Labuan Bajo, Presiden Prabowo Subianto Langsung Terbang ke Nagekeo
Ada Layanan Internet Gratis Bantuan Polri, Anak-Anak Pengungsi Bisa Nonton Bersama
Polda NTT Bersatu Dalam Doa dan Harapan Bagi Keselamatan Korban Gempa Flores