Kamis, 27 Agustus 2026

Jasad IRT Korban Penganiayaan Suami di Kupang Diotopsi, Begini Hasilnya

Imanuel Lodja - Rabu, 07 Mei 2025 15:57 WIB
Jasad IRT Korban Penganiayaan Suami di Kupang Diotopsi, Begini Hasilnya
ist
Jasad IRT Korban Penganiayaan Suami di Kupang Diotopsi

digtara.com - Tim medis Bid Dokkes Polda NTT dan rumah sakit Bhayangkara Kupang melakukan otopsi pada jenazah Paulina Sanmusus.

Baca Juga:

Ibu rumah tangga berusia 52 tahun ini merupakan korban penganiayaan suaminya, OMT (56).

Ia ditemukan tewas tergantung pada sebatang pohon Johar di kawasan hutan Oelkaka, Dusun IV, pada Senin (5/5/2025) pagi.

Warga Desa Timau, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang ini diduga dianiaya OMT, suaminya sebelum ditemukan meninggal dunia.

Jenazah korban dibawa dari kampung halaman di Amfoang Barat Daya, Kota Kupang pada Selasa (6/5/2025) malam.

Kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Yeni Setiono dan anggota yang membawa jenazah baru tiba di Kupang pada Rabu (7/5/2025) subuh sekitar pukul 02.00 wita.

Proses otopsi langsung dilakukan tim medis dipimpin dr Edwin Tambunan, SpF di ruang IPJ Rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Otopsi juga disaksikan penyidik Polres Kupang. Hasil otopsi kemudian disampaikan tim medis secara tertulis ke pihak kepolisian.

Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo melalui Kasat Reskrim Polres Kupang AKP Yeni Setiono, yang dikonfirmasi pada Rabu (7/5/2025) membenarkan kalau korban Paulina ditemukan Senin malam di hutan di belakang rumahnya.

Polisi sudah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Kematian korban diduga kuat akibat penganiayaan sebelum akhirnya ditemukan tewas dalam posisi tergantung.

Peristiwa ini pertama kali diendus oleh Hisnes Taunas (20), anak dari korban pada Selasa (6/5/2025) subuh, sekitar pukul 00.00 WITA.

Hisnes mengaku, sebelumnya korban sempat terlihat duduk di ruang belakang rumah dan tidak ikut bermain kartu bersama mereka.

Selanjutnya Hisnes ke rumah tetangga. Saat kembali ke rumah, Hisnes tidak lagi melihat korban di tempat tidurnya.

Lalu Hisnes bersama OMT (ayahnya) menyisir area belakang rumah menggunakan senter.

Sekitar 50 meter dari rumah, mereka melihat tubuh korban dalam posisi jongkok dengan lutut menyentuh tanah.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sejumlah Mapolsek dan Pospol di Flores Rusak Akibat Gempa, Anggota Polri Tetap Berbaur Bantu Warga Terdampak

Sejumlah Mapolsek dan Pospol di Flores Rusak Akibat Gempa, Anggota Polri Tetap Berbaur Bantu Warga Terdampak

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat Terdampak Gempa Flores

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat Terdampak Gempa Flores

Direktorat Polairud Polda NTT Kembali Kerahkan Kapal Polisi Bawa Bantuan Korban Gempa Flores

Direktorat Polairud Polda NTT Kembali Kerahkan Kapal Polisi Bawa Bantuan Korban Gempa Flores

Tingkatkan Kemampuan Penyidik, Polda NTT Gelar Coaching Clinic Labfor

Tingkatkan Kemampuan Penyidik, Polda NTT Gelar Coaching Clinic Labfor

Polda NTT Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Manggarai Timur

Polda NTT Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Manggarai Timur

Polda NTT Bersatu Dalam Doa dan Harapan Bagi Keselamatan Korban Gempa Flores

Polda NTT Bersatu Dalam Doa dan Harapan Bagi Keselamatan Korban Gempa Flores

Komentar
Berita Terbaru