Mahasiswa BEM SI Gelar Demo Tuntut Pencopotan Sekda Medan Terkait Dugaan KKN
Lebih lanjut, Ananda membeberkan sejumlah proyek yang diduga dikerjakan oleh keluarga atau orang dekat Wiriya, antara lain:
Baca Juga:
- Pemasangan paving block oleh Dinas Perumahan di beberapa lokasi.
- Rehabilitasi dua puskesmas oleh Dinas Cipta Karya.
- Proyek rehabilitasi sekolah senilai Rp560 juta di bawah Dinas Pendidikan.
- Rehabilitasi bangunan oleh Dinas Pertanian.
- Pengadaan genset senilai Rp1,3 miliar di RSUD Amri Tambunan oleh CV DPR.
Para mahasiswa menegaskan ketidakpuasan mereka terhadap dugaan praktik korupsi yang melibatkan pejabat tinggi Pemkot Medan.
"Kami resah dengan adanya indikasi KKN dan penyalahgunaan wewenang. Kami tidak mau ada pejabat yang melanggar hukum di lingkungan pemerintah kota. Karena itu, kami menuntut Wali Kota segera mencopot Sekda Medan," seru salah satu perwakilan demonstran.
Aksi tersebut berlangsung tertib di bawah pengawasan puluhan personel kepolisian dan Satpol PP yang berjaga di lokasi untuk memastikan keamanan.
Pemerintah Kota Medan belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan mahasiswa ini.
Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama
digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto,
grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan
Dua Pelaku Pencabulan Mahasiswi KKN Ditangkap Polisi, Selimut Diamankan sebagai Barang Bukti
Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 Desember 2025
Pemulung TPA Jatibarang Diajak Cegah Stunting
KKN Internasional ke Arab Saudi Perdana, Tingkatkan Kompetensi Profesional di Bidang Pelayanan Ibadah Haji dan Umrah