Sabtu, 28 Februari 2026

Gagal Dioperasi karena Ketiadaan Dokter Anestesi, Ibu Hamil dan Bayi di Maumere-Sikka Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Jumat, 11 April 2025 09:36 WIB
Gagal Dioperasi karena Ketiadaan Dokter Anestesi, Ibu Hamil dan Bayi di Maumere-Sikka Meninggal Dunia
net
Ilustrasi.

"Setelah di Larantuka tidak jadi, dari pihak dokter UGD bilang mau dirujuk lagi ke Gerong di Bajawa (Kabupaten Ngada)," ujar Fatima.

Baca Juga:

Tapi keluarga dengan pertimbangan ke Gerong terlalu jauh yang memakan waktu sekitar delapan jam sehingga dikonfirmasi kembali ke pihak rumah sakit.

Pihak rumah sakit kemudian akan merujuk korban lagi ke RSUD Lewoleba di Kabupaten Lembata yang harus menyeberang laut.

Setelah dilakukan konsultasi dengan dokter di RSUD Lewoleba bahwa dengan kondisi pasien yang harus menyeberangi laut dan perjalanan sekitar tiga jam maka itu akan sangat beresiko.

Akhirnya rujukan ke RSUD Lewoleba pun dibatalkan.

"Akhirnya kami keluarga menunggu lagi keputusan dari pihak rumah sakit," jelas Fatima.

Beberapa saat kemudian, pihak dokter jaga RSUD TC. Hillers kembali memberitahukan bahwa korban bisa dirujuk ke rumah sakit Kewapante, Kabupaten Sikka untuk menjalani operasi cesar anak pertamanya.

Tetapi setelah ditunggu beberapa jam lagi diperoleh informasi fasilitas kesehatan di Rumah Sakit Kewapante juga tidak memadai akhirnya untuk keempat kalinya pasien gagal dirujuk.

"Setelah ditunggu-tunggu akhirnya tidak jadi lagi (dirujuk ke RS Kewapante)," ucap Fatima.

Setelah itu korban dibiarkan begitu saja di UGD RSUD TC. Hillers.

Keluarga pun dilarang memberi korban makan dan minum oleh dokter dengan alasan korban sudah harus berpuasa untuk menjalani operasi cesar padahal saat itu belum jelas pasien akan dirujuk ke mana untuk menjalani operasi.

Hingga pukul 21.30 Wita korban kemudian meminta makan dan minum karena sudah lapar kepada Fatima.

Fatima kemudian berkonsultasi dengan dokter dan diijinkan untuk diberikan.

Tetapi korban saat itu hanya minta untuk diberi minum saja.

Akibatnya pada Rabu (9/4) pukul 23.00 wita, korban akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Bukan hanya korban yang tidak bisa diselamatkan tetapi juga bayinya turut meninggal.

Fatima mengakui bahwa dari diagnosa medis, korban menderita asma dan setelah diperiksa korban memiliki cairan di jantung sehingga korban mengalami sesak napas.

"Rencana mau (operasi) cesar tapi ketiadaan dokter anestesi," jelasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mengadu ke KDM, 13 LC Korban TPPO di Sikka-NTT Dipulangkan ke Jawa Barat

Mengadu ke KDM, 13 LC Korban TPPO di Sikka-NTT Dipulangkan ke Jawa Barat

Pengangkutan Puluhan Ekor Satwa Liar Digagalkan di Pelabuhan Maumere-Kabupaten Sikka

Pengangkutan Puluhan Ekor Satwa Liar Digagalkan di Pelabuhan Maumere-Kabupaten Sikka

Diperiksa Pasca Dirawat, IRT Pelaku Buang Bayi Mengaku Dihamili Mantan Pacar Yang Juga Perangkat Desa

Diperiksa Pasca Dirawat, IRT Pelaku Buang Bayi Mengaku Dihamili Mantan Pacar Yang Juga Perangkat Desa

IRT di Amfoang Timur-Kupang Sembunyikan Bayi Yang Baru Dilahirkan Dibawah Bantal di Kursi Hingga Meninggal

IRT di Amfoang Timur-Kupang Sembunyikan Bayi Yang Baru Dilahirkan Dibawah Bantal di Kursi Hingga Meninggal

PSK Pengidap PMS di Sikka Terjaring Razia, Salah Satu PSK dalam Keadaan Hamil

PSK Pengidap PMS di Sikka Terjaring Razia, Salah Satu PSK dalam Keadaan Hamil

Polsek Kota Lama Berupaya Ungkap Kasus Buang Bayi

Polsek Kota Lama Berupaya Ungkap Kasus Buang Bayi

Komentar
Berita Terbaru