PSK Pengidap PMS di Sikka Terjaring Razia, Salah Satu PSK dalam Keadaan Hamil
digtara.com -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sikka, NTT melakukan razia terhadap praktik prostitusi terselubung di wilayah Kota Maumere, Senin 27 Oktober 2025 lalu.
Baca Juga:
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan, empat dari enam PSK tersebut positif mengidap penyakit menular seksual (PMS) jenis Sifilis, sementara satu orang lainnya diketahui sedang hamil.
Kepala Seksi Pengawasan, Pembinaan, dan Penyuluhan Satpol PP dan Damkar Sikka, Yosef Nong, menjelaskan penertiban ini berawal dari laporan warga terkait dugaan pencurian yang dilakukan oleh salah satu PSK.
Baca Juga:"Warga memergoki salah satu pelaku mencuri di rumah penduduk. Setelah diamankan, diketahui bahwa perempuan tersebut juga kerap melakukan praktik seks komersial di Maumere," ungkap Yosef Nong pada Rabu (29/10/2025).
Dari hasil pemeriksaan, lima dari enam PSK tersebut mengaku sering beraktivitas di sejumlah losmen, kos, dan hotel di wilayah Kota Maumere.
"Ya, betul. Satu dari enam PSK merupakan anggota sindikat pencuri yang sering beraksi di rumah warga maupun toko dan kios," katanya.
Yosef menjelaskan, Monumen Tsunami Maumere sering dijadikan lokasi pertemuan awal atau "basecamp transaksi", sebelum pelanggan dan PSK berpindah ke losmen, penginapan, atau hotel sesuai kesepakatan.
Mirisnya, sebagian besar pelanggan disebut tidak menggunakan alat pelindung (kondom) dalam berhubungan, sehingga berpotensi tinggi menularkan virus menular seksual.
Baca Juga:Usai diamankan, keenam PSK menjalani tes HIV, Sifilis, dan kehamilan di Puskesmas Beru, Kelurahan Kota Baru.
Bentrokan di Heopuat-Sikka, Satu Warga Tewas dan Satu Korban Kritis
Pamit Cari Pakan Ternak Babi, Warga Kabupaten Sikka Malah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Asam
Rumah Warga Kabupaten Sikka Hangus Terbakar Saat Penghuni Masih Tidur
Operasi Gabungan Bapenda-Satlantas Polres Sumba Barat Daya Jaring Belasan Kendaraan Bermotor
Polres Sikka Gerebek Judi Di Pasar, Pelaku Kabur Saat Polisi Datang