Ini Peran Lima Pelaku Penganiayaan Remaja di Lembata-NTT
digtara.com - Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Lembata masih menangani laporan polisi nomor LP/B/59/IV/2025/SPKT/Res Lembata/Polda NTT, tanggal 4 April 2025 terkait tindak pidana penganiayaan terhadap anak dibawah umur.
Baca Juga:
Kapolres Lembata, AKBP I Gede Eka Putra Astawa menyebutkan kalau korban HAR (15) sudah diperiksa penyidik.
Remaja pria asal Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) dianiaya sejumlah warga.
Penganiayaan ini dialami korban pada Rabu (2/4/2025) lalu. Namun korban baru melaporkan tindak pidana penganiayaan anak dibawah umur ini ke Polres Lembata pada Jumat (4/4/2025).
Korban mengaku dianiaya lima orang warga masing-masing Husni, Polus, Aldin, Lukman dan Mega.
Penyebabnya karena korban tertangkap mengambil satu buah alat cukur listrik dan satu buah silikon handphone pada Rabu (2/4/2025) petang.
Saat diperiksa penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Lembata, korban didampingi oleh Maria Loka dari LSM Permata dan Anita Siftriani (Peksos).
Ikut mendampingi korban Suster Yohanista dari Group Puspas Kabupaten Lembata dan pengacara korban, Nurhayati Kasman.
Korban diduga mencuri dan diketahui Mega (salah satu pelaku).
Namun karena ketahuan oleh Mega, Mega pun berteriak dan membuat korban ketakutan.
Korban akhirnya keluar melalui jendela belakang dan melarikan diri ke arah pantai.
Warga mulai mencari korban dan menemukan korban sehingga korban dibawa pulang ke rumah kepala desa.
Dari hasil pemeriksaan terungkap peran masing-masing pelaku.
Ketika korban masih di jalan, Husni datang mengendarai sepeda motor lalu menabrak korban menggunakan sepeda motor.
Kemudian Polus juga datang dan langsung memukul korban menggunakan kayu.
Beberapa saat Mega datang, lalu menampar korban menggunakan tangan dan memukul korban menggunakan tali.
Kemudian terlapor Aldin datang dan langsung melempar korban menggunakan sandal, kemudian menendang korban.
Terlapor Lukman pun datang menemui korban lalu menendang korban secara berulang kali.
Kapolda NTT Serukan Jaga Kedamaian Saat Final Piala Dunia
Tiga Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Terbakar Dalam Bentrok Warga di Adonara Timuelr-Flores Timur
SPN Polda NTT Bakal Didik 146 Orang Calon Bintara Remaja
Antisipasi Kecelakaan Laut, Polres Manggarai Barat Sebarkan Himbauan Dalam Dua Bahasa
Pasangan Pelaku Buang Bayi di Belu Dibekuk Tim Resmob Polda NTT dan Polres Belu di Kota Kupang