Dua Warga Flores Timur Alami Luka Bakar karena Letusan Gunung Berapi
digtara.com - Dua warga di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami luka pasca gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi pada Kamis (20/3/2025) malam hingga Jumat (21/3/2025) pagi.
Baca Juga:
Hendrikus Kwuta dan Wilibrodus Todo Kwure, warga Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya akibat terkena abu panas Gunung Lewotobi Laki-laki.
Beruntung nyawa Hendirkus berhasil ditolong oleh warga setempat. Dia langsung dilarikan ke Puskesmas Lewolaga guna mendapatkan perawatan medis.
Hendrikus terbaring lemas di atas tempat tidur pasien. Nampak luka bakar dari tangan, muka, badan, dan kaki. Dia masih bisa berkomunikasi dengan pihak medis di puskesmas setempat.
Erupsi letusan gunung Lewotobi laki-laki pada Kamis 20 Maret 2025 pukul 23.15 wita dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 700 meter di atas puncak.
Hal ini mengakibatkan korban luka bakar dan diantar ke UGD Puskesmas Lewolaga pukul 03.30.wita (dini hari).
Ia mengalami keluhan luka bakar di daerah wajah, leher, punggung, belakang, lengan bawah.
Tangan kiri dan kanan serta kedua kaki kiri dan kanan tampak kemerahan akibat letusan Gunung api Lewotobi.
Korban Hendrikus (55) sudah dirujuk ke Rumah sakit Umum Daerah Herman Fernandez Larantuka.
Korban lainnya adalah Wilibrodus (61), warga Desa Nurabelen, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur.
Ia mengalami keluhan luka bakar di daerah wajah, leher, punggung, belakang, lengan bawah, tangan kiri dan kanan, kedua kaki kiri dan kanan tampak kemerahan akibat letusan Gunung Api Lewotobi.
Polki Bantu Bangun Tenda dan Polwan Bantu Dapur Umum di Posko Bencana Alam Flores Timur
Diduga Istri Diselingkuhi, Kepala Dusun di Flores Timur Ditikam Rekannya
Korban Gempa Flores Timur Butuh Sejumlah Bantuan
Ratusan Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Pasca Gempa Flores Timur, 403 KK Berdampak
Ribuan Warga Mengungsi Pasca Gempa M4.7 Flores Timur