Tagih Hutang Daging Babi, Ibu Tumah Tangga di Belu-NTT Malah Dibacok
Baca Juga:
Penganiayaan ini dialami korban pada Sabtu (15/3/2025) lalu di Dusun Bauatok B, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.
Kapolsek Tasifeto Timur, Ipda Yusran saat dikonfirmasi pada Rabu (19/3/2025) mengakui kalau korban dianiaya dengan senjata tajam (parang) sebanyak dua kali di bagian kepala.
Korban Feronika bersama suaminya, Hendrikus Tallo (46), mendatangi rumah Bonefasius untuk menagih utang daging babi Rp 100.000.
Bonefasius tak terima hingga berujung pertengkaran.
Tak lama kemudian, Bonefasius masuk ke kamarnya mengambil parang. Dia langsung menghampiri Hendrikus untuk membacoknya. Tetapi, Hendrikus menghindar sehingga tidak terkena bacokan.
Feronika yang berupaya melerai, malah kena bacok sebanyak dua kali di bagian kepalanya.
Setelah membacok Feronika, Bonefasius kembali mengejar Hendrikus untuk membacoknya.
Aksi itu gagal karena warga setempat semakin banyak berdatangan. Bonefasius yang ketakutan dihajar massa, langsung membuang parang yang dipegangnya dan melarikan diri.
Korban yang kena bacokan parang, saat itu juga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Atambua, Kabupaten Belu untuk mendapat perawatan medis.
Korban mengalami luka robek pada kepala dan mendapatkan perawatan intensif.
Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polsek Tasifeto Timur.
Pasca memeriksa Hendrikus dan Feronika, polisi langsung mengejar Bonefasius.
Bonefasius ditangkap di Dusun Abatsali, Desa Umaklaran, Kecamatan Tasifeto Timur pada Minggu (16/3/2025) malam sekitar pukul 19.45 wita.
"Kasus tersebut sementara kami tangani di Polsek Tasifeto Timur untuk proses hukum selanjutnya. Kami sudah periksa suami dan anak korban sebagai saksi," ujar Yusran.
Tiga Hari Hilang, Remaja Perempuan di Belu-NTT Ditemukan di Rumah Warga
Kasus Pembunuhan IRT Penjual Buah di Kupang Direka Ulang, Tersangka dan Saksi Perankan 29 Adegan
Pasangan Selingkuh di Belu-NTT Diwajibkan Bayar Denda Adat
Dearly Joshua dan Ari Lasso Mendadak Mesra Lagi, Benarkah Balikan? Ini Faktanya
Dikawal Ratusan Aparat, Eksekusi Tanah di Belu-NTT Ricuh Menyebabkan Anggota Polri dan Panitera Terluka