Akhiri Tradisi Pembaretan, Bintara Remaja Angkatan 52 Resmi Jadi Bagian Polri
digtara.com - Tradisi pembaretan Bintara Remaja Angkatan 52 Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda NTT yang berlangsung selama empat hari resmi ditutup dalam sebuah upacara di Taman Wisata Boneana, Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Jumat (21/2/2025).
Baca Juga:
Upacara penutupan dipimpin Karo Ops Polda NTT, Kombes Pol. Deonijiu De Fatima dan diikuti oleh seluruh peserta pembaretan serta jajaran Polda NTT.
Upacara ini diawali dengan pengambilan baret dari dalam kolam. Perwakilan peserta menyelam menggunakan peralatan selam untuk mengambil baret tersebut.
Baret yang sudah ditemukan kemudian diserahkan kepada Plh. Dir Samapta Polda NTT, AKBP Yosep Mandagi sebagai simbol kesiapan dan dedikasi mereka dalam bergabung dengan kesatuan.
Sebagai bagian dari tradisi, peserta juga menjalani ritual penyiraman air kembang serta pemasangan baret oleh inspektur upacara kepada perwakilan Bintara Remaja.
Acara diakhiri dengan tradisi cium bendera Merah Putih, sebagai bentuk penghormatan dan pengabdian kepada negara.
Karo Ops Polda NTT, Kombes Pol. Deonijiu De Fatima, menyampaikan bahwa tradisi pembaretan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter, penanaman rasa kebanggaan, kehormatan diri, serta kecintaan kepada Korps Samapta Polda NTT.
"Tradisi ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari pembinaan untuk membentuk jiwa korsa, kedisiplinan, loyalitas, dan kebersamaan. Ini adalah awal dari perjalanan panjang sebagai anggota Polri yang harus siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks," tegasnya.
Lebih lanjut, Karo Ops menekankan bahwa menjadi anggota Polri bukanlah tugas yang mudah.
"Kedepan, tantangan tugas akan semakin berat. Oleh karena itu, saya berharap para Bintara Remaja ini dapat melaksanakan tugas dengan optimal, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menjaga citra dan kehormatan Polri," ujarnya.
Ia juga memberikan beberapa penekanan kepada para Bintara Remaja dalam bertugas agar anggota Polri selalu menjaga iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan utama.
Pelaksanaan tugas harus didasari komitmen dan tanggung jawab yang tinggi, serta dilakukan dengan sikap yang santun dan bermoral.
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Didukung ICITAP, Polda NTT dan Lembaga Terkait Bahas masalah TPPO di NTT
Polres Humbahas Bersama Petani Gelar Panen Raya Jagung Kuartal I 2026
Pimpin Sertijab PJU dan Dua Kapolres, Kapolda NTT Juga Lantik Kombes Nova Irone Surentu Jadi Direktur PPA Dan PPO
Dari Sumsel, Maluku, NTT Dan Maluku Utara, Brigjen Pol Murry Mirranda 'Jenderal Pegiat Sosial' Kini Menyandang Bintang Satu di Bangka Belitung