Sapi Milik Warga Kupang Dicuri dan Dibantai di Kebun
Imanuel Lodja - Jumat, 21 Februari 2025 09:43 WIB
ist
Sapi Milik Warga Kupang Dicuri dan Dibantai di Kebun
digtara.com -Kasus pencurian ternak sapi dengan sistem bantai di tempat kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kupang.
Baca Juga:
Satu ekor sapi milik Benyamin Kapitan (65), warga RT 050/RW 017, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT ini ditemukan sudah dibantai.
Pencuri hanya menyisakan rangka sapi utuh yakni tulang rusuk, kepala, isi perut dan kaki sapi.
Sedangkan daging sapi sudah tidak ada. Sementara di pohon Johar ditemukan tali pengikat sapi.
Pencuri melakukan aksinya di kompleks kebun milik Bernadus Ballo di RT 044/RW 015, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Pencuri diperkirakan beraksi pada Kamis (20/2/2025) subuh sekitar pukul 01.00 Wita.
Keberadaan sapi ini baru diketahui saat Bernadus Ballo (53), warga RT 046/RW 016, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang ini ke kebunnya pada Kamis pagi.
Sekitar pukul 06.00 Wita, Bernadus hendak ke kebun miliknya untuk membersihkan rumput.
Saat tiba di kebun, Bernadus melihat di bawah pohon Johar tergeletak satu ekor sapi dalam keadaan mati.
Pencuri rupanya langsung membantai sapi dan hanya mengambil daging sapi. Bagian tubuh sapi yang lain ditinggalkan begitu saja.
Bernadus Ballo kemudian menghubungi warga sekitar untuk melihat sapi tersebut.
Mereka juga menghubungi korban (pemilik sapi) yang pada saat itu sedang mencari ternak sapi yang diikat karena hilang.
Di kebun milik Bernadus, korban melihat dan langsung memastikan bahwa memang benar sapi yang telah dibunuh adalah miliknya dilihat dari tali yang diikat pada leher sapi tersebut.
Korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 15.000.000 dari kehilangan sapi miliknya.
Korban pun belum melaporkan kasus pencurian sapi ini ke pihak kepolisan.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sambil Bagi Bansos, Kapolda NTT Resmikan Sejumlah Titik Sumur Bor di Kota Kupang
Nelayan di Kupang-NTT Diselamatkan Saat Perahu Mati Mesin Ketika Melaut
Anggota Polres dan Bhayangkari Polres Kupang Bersama TNI Sumbang 150 Kantong Darah
Sejumlah Pemuda di Kota Kupang Diamankan Polisi Saat Ugal-ugalan di Jalan Raya
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Temui Bupati Sabu Raijua dan Unsur Terkait
Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas
Komentar
Berita Terbaru
Sambut Kepulangan PPIH Daker Makkah, Menhaj Apresiasi Dedikasi Petugas dan Tegaskan Penguatan Kualitas Layanan
Pendorongan Jemaah dari Makkah Berakhir, Layanan Haji Terfokus di Madinah
Cara Melacak iPhone yang Hilang Meski Dalam Keadaan Mati
Rabies Ancam Warga di Amfoang Utara, Polisi dan Masyarakat Musnahkan Anjing Rabies
Kolaborasi TNI dan Polri di Nagekeo Melalui Bakti Kesehatan Bersama
Taat Bayar Pajak Kendaraan, Warga Sumba Timur Dapat Diskon dari Hotel Padadita
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik