Sabtu, 11 April 2026

Ungkap Penyebab Kematian, Jenazah Korban Kekerasan di Sumba Tengah Diotopsi

Imanuel Lodja - Senin, 03 Februari 2025 06:50 WIB
Ungkap Penyebab Kematian, Jenazah Korban Kekerasan di Sumba Tengah Diotopsi
istimewa
Ungkap Penyebab Kematian, Jenazah Korban Kekerasan di Sumba Tengah Diotopsi

Langkah ini untuk mengungkap secara ilmiah penyebab kematian AUL, sehingga dapat menjadi dasar dalam penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga:

Pihak kepolisian berharap hasil autopsi nantinya dapat memberikan kejelasan atas dugaan yang berkembang terkait kematian korban.

Setelah proses otopsi selesai, jenazah AUL dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan kembali.

Meskipun harus melalui proses ekshumasi, pihak keluarga menerima dengan harapan bahwa hasil otopsi bisa membawa kejelasan dan keadilan bagi korban.

Pihak kepolisian kini menunggu hasil resmi dari autopsi yang dilakukan oleh tim medis. Hasil tersebut nantinya akan menjadi petunjuk penting dalam menentukan langkah selanjutnya dalam penyelidikan.

Polres Sumba Barat juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil autopsi diumumkan secara resmi.

Korban ditemukan oleh pamannya Petrus Pati Ngedo alias Bapa Auri (44) pada Sabtu (25/1/2025) dalam keadaan pingsan dan dibawa dengan mobil pick up ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

kerabat korban awalnya menduga kalau korban terkena sambaran petir saat berada di lokasi korban ditemukan.

Korban sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Waibakul, Kabupaten Sumba Tengah. Namun keesokan harinya, Minggu (26/1/2025), korban dinyatakan meninggal dunia.

Setelah korban meninggal, dokter sempat melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tubuh korban dan dokter menemukan tanda-tanda kekerasan di beberapa bagian tubuh korban dan juga di area vital.

Dokter sempat menginformasikan kejanggalan tersebut kepada Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Sumba Tengah, kemudian melapor ke Polres Sumba Barat.

Menurut keterangan Petrus Pati Ngedo, sebelum ditemukan tergeletak, korban bermain di rumah Petrus bersama anaknya, korban sempat meminjam handphone milik Petrus yang sedang diisi daya di rumah Ruben Ruwa Kaleka.

Korban mengambil handphone tersebut ke rumah Ruben. Ketika korban tak kunjung kembali, Petrus berinisiatif mencari dan memanggilnya di sekitar rumah Ruben, namun tidak mendapat respons.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
28 Peserta Penerimaan Akpol 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

28 Peserta Penerimaan Akpol 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

Sumur Bor Diresmikan Kapolda NTT, Warga Rukun Lima Ende Tidak Lagi Kesulitan Air Bersih

Sumur Bor Diresmikan Kapolda NTT, Warga Rukun Lima Ende Tidak Lagi Kesulitan Air Bersih

Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Anak Diserahkan Polsek Kota Raja ke Kejaksaan

Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Anak Diserahkan Polsek Kota Raja ke Kejaksaan

Kapolda NTT Resmikan Mako Satpolairud Polres Ende

Kapolda NTT Resmikan Mako Satpolairud Polres Ende

Dampak Gempa di Flores Timur, Enam Warga Terluka Dan Ratusan Rumah Warga Rusak

Dampak Gempa di Flores Timur, Enam Warga Terluka Dan Ratusan Rumah Warga Rusak

Lima Tersangka Kasus Narkoba Dilimpahkan Ditresnarkoba Polda NTT ke Kejaksaan Negeri Ngada

Lima Tersangka Kasus Narkoba Dilimpahkan Ditresnarkoba Polda NTT ke Kejaksaan Negeri Ngada

Komentar
Berita Terbaru