Minggu, 31 Agustus 2025

Satu Warga Kabupaten Belu Hanyut dan Hilang Terbawa Banjir

Imanuel Lodja - Selasa, 28 Januari 2025 11:00 WIB
Satu Warga Kabupaten Belu Hanyut dan Hilang Terbawa Banjir
istimewa
Satu Warga Kabupaten Belu Hanyut dan Hilang Terbawa Banjir

digtara.com - Auria Da Costa Monteiro (35), seorang warga Dusun Halimea, Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu , NTT hanyut dan hilang terseret arus banjir.

Baca Juga:

Ibu rumah tangga (IRT) ini hilang terseret banjir di Dusun Halimea, Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Bel, pada Minggu (26/1/2025) sekitar pukul 13.30 Wita.

Kapolsek Tasifeto Timur, Ipda Yusran yang dikonfirmasi pada Senin (27/1/2025) membenarkan kejadian ini.

Korban diketahui hanyut saat dua siswa sekolah dasar, Desembriana Agata Malu (10) dan Kelvin Julito Alves (12) hendak ke sawah menyusul orang tua mereka yang sedang ke sawah.

Pada saat di lokasi kejadian tepatnya di sungai (kali kecil) sementara banjir, sehingga Desembriana dan Kelvin tidak berani menyeberangi sungai.

Keduanya memilih duduk di tepi sungai sambil menunggu banjir surut. Namun keduanya melihat korban di sungai sudah hanyut terbawa banjir dengan memeluk sebuah kayu.

Melihat kejadian tersebut kedua bocah sekolah dasar ini kembali ke rumah mereka dan melaporkan kejadian tersebut ke keluarga korban dan bhabinkamtibmas desa Fatubaa.

Tim gabungan yang terdiri dari Brimob Batalyon A Pelopor Atambua, BPBD, personel Polsek Tasifeto Timur dan tim SAR langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Namun, dalam upaya pencarian hari itu, tim gabungan baru menemukan baju yang diduga milik Auria. Upaya pencarian terus dilakukan sejak Senin pagi hingga Senin malam hasilnya masih nihil.

"Dalam pencarian yang dilakukan keluarga korban dan Anggota Polres Belu serta Polsek Tasifeto Timur, baru ditemukan diduga baju korban, karena waktu sudah malam pencarian korban dihentikan dan akan dilanjutkan pada hari Selasa pagi," ujar Ipda Yusran.

Dia menambahkan pencarian hari kedua ini, dibagi menjadi dua tim. Yaitu, satu tim menyusuri bantaran sungai di dan tim lainnya menyusuri area pesisir bendungan.

"Upaya pencarian akan terus dimaksimalkan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang tersedia," pungkas Yusran.

Menurut keterangan keluarga korban, bahwa selama ini korban dalam keadaan sakit gangguan jiwa.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Satu Pekan Istri Tidak Pulang Ke Rumah, Pria di Kabupaten Belu-NTT Malah Tikam Istri Hingga Tewas

Satu Pekan Istri Tidak Pulang Ke Rumah, Pria di Kabupaten Belu-NTT Malah Tikam Istri Hingga Tewas

Polisi Damaikan Kasus Ibu Rumah Tangga di Belu Aniaya Menantu

Polisi Damaikan Kasus Ibu Rumah Tangga di Belu Aniaya Menantu

Polisi di Belu Tingkatkan Pengawasan Pasca Penembakan Warga Belu di Perbatasan

Polisi di Belu Tingkatkan Pengawasan Pasca Penembakan Warga Belu di Perbatasan

Mahasiswa Asal Belu Ditikam Saat Ikut Pesta di Malaka

Mahasiswa Asal Belu Ditikam Saat Ikut Pesta di Malaka

Beri Dukungan Moril, Kapolda NTT Sambangi Anggota Polres Belu Yang Baru Berduka

Beri Dukungan Moril, Kapolda NTT Sambangi Anggota Polres Belu Yang Baru Berduka

Kapolda NTT Tinjau Pos Perbatasan Motaain-Belu

Kapolda NTT Tinjau Pos Perbatasan Motaain-Belu

Komentar
Berita Terbaru