Kurun Waktu Tiga Tahun, Ratusan Perempuan dan Anak Asal NTT Dipulangkan dari Malaysia
Imanuel Lodja - Kamis, 12 Desember 2024 11:01 WIB
net
Ilustrasi.
"Empat kasus tertinggi yang kami tangani, yaitu PMI terkendala 63,5 persen, PMI meninggal dunia 22,8 persen, PMI sakit 3,2 persen dan gaji 1,9 persen," urai Suratmi.
Baca Juga:
Selain itu, lima kabupaten tertinggi dalam pemulangan PMI, yaitu Flores Timur 24,32 persen, Malaka 11,70 persen, Timor Tengah Selatan (TTS) 8,62 persen, Lembata 8,59 persen, dan Ende 8,45 persen.
Ia menyebutkan pula kalau PMI nonprosedural didominasi oleh laki-laki yang mencapai 60 persen.
Suratmi mengakui kalau kondisi tersebut jauh berbeda dengan skema penempatan yang mana hanya 4 persen laki-laki yang mengikuti prosedur resmi.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Masalah Ternak Domba, Warga Rote Ndao Tewas Ditebas dengan Parang
Kapolda NTT Bantu Rumah Harapan Bagi Warga di Kabupaten TTS
Puluhan Kali Curi Uang di Salon, Pekerja Salon di Kupang Dipolisikan
Kapal Terombang-ambing di Perairan Sikka, Tim SAR Gabungan Selamatkan Kru KM Putra Cantika
Temui Gubernur NTT, Direktur Res PPA Dan PPO Polda NTT Sampaikan Kondisi Kasus Kekerasan Anak Dan Perempuan Serta TPPO
Ancaman Rabies di Kabupaten Sikka-NTT Makin Mengkuatirkan
Komentar