Dua Pemuda Asal Manggarai Barat-NTT Dibekuk Tim Resmob Komodo karena Mencuri Mesin Tempel Speed Boat
Imanuel Lodja - Sabtu, 07 Desember 2024 11:00 WIB
istimewa
Dua Pemuda Asal Manggarai Barat-NTT Dibekuk Tim Resmob Komodo karena Mencuri Mesin Tempel Speed Boat
"Setelah
menerima laporan korban, Tim Resmob Komodo langsung melakukan
penyelidikan. Akhirnya, para pelaku teridentifikasi setelah satu bulan
diselidiki dan langsung diamankan petugas," tutur Kasat.
Baca Juga:
- Truk Yang ditumpangi Masuk Got di Manggarai Barat, Pelajar Asal Kabupaten Ngada Tewas Terjepit
- Diduga Palsukan Surat, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat Diperiksa Polisi Selama 10 Jam
- Berkas Perkara P21, Polres Manggarai Barat Segera Limpahkan Tersangka Tenggelamnya KM Putri Sakinah ke Kejaksaan
Kedua pelaku pun berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan. Polisi juga mengamankan barang bukti hasil curian dari kedua pelaku.
Para
pelaku diserahkan ke Unit Tindak Pidana Umum (Tipidum) Satreskrim
Polres Manggarai Barat untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih
lanjut.
Santos dan Rey
telah ditetapkan sebagai tersangka dan sementara mendekam dibalik sel
rumah tahanan Polres Manggarai Barat untuk mempertanggungjawabkan
perbuatannya.
Dari tangan
para pelaku, polisi mengamankan empat unit mesin tempel speed boat
dengan rincian satu unit mesin merk Yamaha 40 PK, dua unit mesin merk
Yamaha 15 PK, dan satu unit mesin merk Suzuki 15 PK beserta tiga buah
tangki bahan bakar Speed Boat.
Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun penjara.
Atas
maraknya peristiwa pencurian mesin tempel ini, Kasat mengimbau agar
pemilik speed boat senantiasa berhati-hati dan waspada dalam menjaga
barang miliknya.
Pasalnya, kejahatan tidak hanya terjadi karena niat pelaku, namun juga karena ada kesempatan.
"Apalagi
kejahatan terjadi karena niat pelaku dan juga keadaan. Untuk itu, bagi
pelaku jasa kapal wisata agar lebih berhati-hati dan menjaga speed
boatnya khususnya saat ditambatkan di dermaga ataupun di lokasi
lainnya," imbau mantan Kasat Reskrim Polres Kupang ini.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Truk Yang ditumpangi Masuk Got di Manggarai Barat, Pelajar Asal Kabupaten Ngada Tewas Terjepit
Diduga Palsukan Surat, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat Diperiksa Polisi Selama 10 Jam
Berkas Perkara P21, Polres Manggarai Barat Segera Limpahkan Tersangka Tenggelamnya KM Putri Sakinah ke Kejaksaan
Dipulangkan ke Negara Asal, Jenazah WNA Kanada Bakal Diotopsi
Diguyur Hujan dan Arus Deras, Brimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat Bagi Anak Sekolah di Sumba Barat Daya
Jembatan Tuatuka-Kupang Dibangun Warga Bersama Anggota Brimob Polda NTT
Komentar
Berita Terbaru
Polres TTU Bagi Takjil Kepada Warga dan Organisasi Mahasiswa
Polda NTT Serahkan Tersangka TPPO Ke Kejaksaan Negeri TTS, Tersangka Dititipkan ke Rutan Kelas IIB Soe
Ingat Pesan Menaker! THR Tak Bisa Dicicil, Wajib Dibayar Penuh
Dua Sepeda Motor di Ngada Tabrakan, Satu Warga Meninggal Dunia
Elemen Masyarakat Desak Kapolres Belu Jelasan Alasan Tersangka Piche Kotta Belum Ditahan
Masih Jalani Rawat Inap, Tersangka Piche Kotta Belum Ditahan
Enam Ton Beras SPHP Didistribusikan ke Warga Kabupaten Kupang