Kena Setrum Arus Listrik, Wartawan di Sabu Raijua-NTT Meninggal Dunia
Dokter Runiyuftari Lobo Huki dari Puskesmas Bolou menyebutkan kalau ada tiga titik aliran listrik masuk di telapak tangan kiri.
Baca Juga:
Ada pula luka bakar pada jari ibu dan jari telunjuk tangan kiri. Selain itu tiga titik aliran listrik di dada sebelah kanan dan luka lecet pada siku kanan.
"Tidak ditemukan tanda kekerasan lainnya dan korban dipastikan meninggal karena tersengat aliran listrik," jelas Kasat.
Kasat memastikan kalau korban adalah wartawan media online Flobamora News yang sering berpindah-pindah tempat domisili mulai dari Mesara, Desa Tada Kecamatan Sabu Tengah, Desa Matei Kecamatan Sabu Tengah kemudian pindak ke Desa Keliha Kecamatan Sabu Timur.
"Sejak bulan Maret 2024, korban tinggal bersama Dimu Mangngi," ujar Kasat.
Keluarga Korban menerima kematian korban dan menanda tangani surat pernyataan penolakan otopsi.
Jenazah korban dibawa ke rumah keluarga di Ledemanu Kecamatan Sabu Barat untuk disemayamkan dan juga proses pemakaman.
Anggota Polda NTT Gelar Bhakti Religi di Masjid dan Gereja Sonsong Hari Bhayangkara ke-80
Berkas Lengkap, Tersangka Dan Barang Bukti Kasus Pembunuhan di Alor Dilimpahkan Ke Kejaksaan
Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri
Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas
BP3MI-Disnakertrans NTT Perkuat Sinergi Dengan Polda NTT Wujudkan Zero TPPO