Hari Ini, Jalur Medan-Berastagi Dibuka untuk Umum, Jalan Lintas di Tikungan Tirtanadi Sementara Aman Dilalui
digtara.com - Jalan Jamin Ginting tepatnya di tikungan Tirtanadi dan sekitarnya, Desa Sembahe yang terdampak longsor akan dibuka kembali untuk umum, mulai hari ini Senin (2/12/2024), pukul 09.00 WIB.
Baca Juga:
- Pemuda ICMI: Pemerintah Harus Segera Menetapkan Banjir dan Longsor Sumatera sebagai Bencana Nasional
- Banjir Sumatera 2025: Refleksi Komunikasi Politik dan Relasi Kuasa dalam Tata Kelola Bencana
- Sarif Kakung: Relokasi Tidak Lagi Menjadi Pilihan, Namun Menjadi Keharusan Bagi Warga Terdampak Tanah Longsor
Pembukaan jalan tersebut bersifat kondisional dan bergantung pada kondisi cuaca.
Akses jalan tersebut akan dibuka dua arah yaitu dari arah Medan menuju Kota Berastagi dan sebaliknya.
Camat Sibolangit, Hesron Tarigan Girsang mengatakan, keputusan pembukaan jalan diambil berdasarkan hasil rapat koordinasi yang melibatkan Dirlantas Polda Sumut, Balai Jalan Nasional, BPBD, BASARNAS dan sejumlah instansi terkait.
Herson mengatakan, jika cuaca mendukung, jalan akan dibuka untuk umum.
Namun, jika ada risiko longsor lanjutan, jalan akan ditutup kembali demi keselamatan pengguna jalan.
Saat ini, masih kata Herson, pihaknya sudah menyiapkan jalur alternatif bagi kendaraan yang akan melintas meskipun jalur tersebut tidak memungkinkan untuk truk berat.
Ke depan, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengurangi risiko bencana serupa.
Ia menegaskan bahwa pembukaan jalan lintas Medan-Berastagi tersebut dilakukan dengan pengawasan ketat.
Pemuda ICMI: Pemerintah Harus Segera Menetapkan Banjir dan Longsor Sumatera sebagai Bencana Nasional
Banjir Sumatera 2025: Refleksi Komunikasi Politik dan Relasi Kuasa dalam Tata Kelola Bencana
Sarif Kakung: Relokasi Tidak Lagi Menjadi Pilihan, Namun Menjadi Keharusan Bagi Warga Terdampak Tanah Longsor
Mbak Tietha Kirim Bantuan Warga Terdampak Bencana Longsor Majenang, Minta Ada Pendampingan Trauma Healing Pasca Bencana
Sarif Kakung Minta Pemerintah Kuatkan Sistem Peringatan Dini dalam Penanggulangan Bencana Alam