Jumat, 18 September 2026

Ibu Hamil di Pengungsian Melahirkan Dibantu Polisi dan Bidan

Imanuel Lodja - Selasa, 19 November 2024 12:50 WIB
Ibu Hamil di Pengungsian Melahirkan Dibantu Polisi dan Bidan
ist
Ibu Hamil di Pengungsian Melahirkan Dibantu Polisi dan Bidan

digtara.com - Seorang ibu hamil, Katarina Jalen Aran terpaksa melahirkan di lokasi pengungsian akibat erupsi gunung Lewotobi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pekan lalu.

Baca Juga:

Dua anggota Polres Sikka yang bertugas sebagai BKO di Polres Flores Timur menunjukkan keberanian dan kepedulian luar biasa.

Bersama seorang bidan, mereka berhasil menyelamatkan seorang ibu hamil dan bayinya yang lahir di tengah suasana pengungsian.

Bripka Ferdianus Paji Dore dan Bripka Klemensius Rikardus Wade, bersama bidan yang bertugas, membantu proses persalinan ibu hamil Katarina Jalen Aran.

Katarina yang mengalami kontraksi hebat di Posko Pengungsian Kanada, Desa Kobasoma, Kecamatan Tite Hena, segera dievakuasi menuju Puskesmas Lewolaga.

Proses evakuasi tidaklah mudah, namun, dedikasi dan keberanian ketiga pahlawan ini memastikan Katarina tiba di Puskesmas tepat waktu untuk mendapatkan perawatan medis.

Dengan bantuan tenaga medis di Puskesmas, Katarina berhasil melahirkan seorang bayi laki-laki dengan selamat dan sehat.

Sebagai bentuk rasa syukur, bayi tersebut diberi nama Nyona Katarina Jalen Aran, mengabadikan nama sang ibu yang telah berjuang di tengah situasi sulit.

Kapolres Flores Timur, AKBP Nyoman Putra Sandita memberikan apresiasi tinggi kepada Bripka Ferdianus dan Bripka Klemensius atas aksi cepat mereka.

"Tindakan ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi bagian dari tugas Polri. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk melayani masyarakat, terutama di saat genting seperti ini," ujar Kapolres, Selasa (19/11/2024).


Kehadiran bayi laki-laki di tengah pengungsian ini menjadi simbol harapan baru bagi warga yang terdampak bencana.

Katarina merasa bersyukur dan berharap anaknya tumbuh sehat serta membawa keberuntungan bagi keluarga dan masyarakat.

Perjuangan dan dedikasi para petugas yang membantu Katarina menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus memberikan yang terbaik bagi sesama, terutama di saat-saat sulit.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pengungsi di Ngada Mulai Tinggalkan Tenda Pengungsi dan Kembali ke Rumah, Polres Ngada Tetap Lakukan Pendampingan Psikologi

Pengungsi di Ngada Mulai Tinggalkan Tenda Pengungsi dan Kembali ke Rumah, Polres Ngada Tetap Lakukan Pendampingan Psikologi

Gunung Api Ili Lewotolok di Lembata-NTT Kembali Erupsi

Gunung Api Ili Lewotolok di Lembata-NTT Kembali Erupsi

418 Warga Kuta Tengah Pulang Usai Erupsi Gunung Sinabung, Zona Bahaya Diubah

418 Warga Kuta Tengah Pulang Usai Erupsi Gunung Sinabung, Zona Bahaya Diubah

Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Medan, 26 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Batal

Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Medan, 26 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Batal

Erupsi Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta Ditutup 4 Jam, 33 Penerbangan Terdampak

Erupsi Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta Ditutup 4 Jam, 33 Penerbangan Terdampak

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai Meningkat, Warga Diminta Tidak Panik

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai Meningkat, Warga Diminta Tidak Panik

Komentar
Berita Terbaru