TNI dan Polri di Flores Timur Bantu Bersihkan Puing Rumah Warga
"Permasalahan tanah adat antara Desa Bu dengan Desa IP yang berujung pada pembakaran rumah warga Desa Bu, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur," ujar Kapolres Flores Timur, AKBP I Nyoman Putra Sandita saat dikonfirmasi.
Baca Juga:
Terdata ada 51 unit rumah warga Desa Bugalima terbakar
Sementara empat korban yang tertembak senapan angin dirujuk ke RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka, Kabupaten Flores Timur.
Empat korban yakni AF (54) mengalami luka tembak senapan angin di lengan kanan. AP (18) mengalami luka tembak senapan angin sekitar 2 centimeter di lengan kiri atas.
MS (37) mengalami luka tembak senapan angin pada paha kanan atas kurang lebih 2 centimeter dan DO (26) mengalami luka tembak senapan angin bagian pinggang kiri.
"Ditemukan satu orang korban meninggal dalam rumah terbakar di Desa Bugalima. Korban yakni SSM alias Simon berusia 70 tahun dan mengalami sakit stroke," ujar Kapolres.
Kapolres menyebutkan masalah tanah adat antara Desa Bugalima dengan masyarakat dari Desa IP telah terjadi sejak tahun sembilan puluhan hingga sampai dengan saat ini.
Personil Polsek Adonara Barat dengan Kapolsek bersama Danramil serta anggota Koramil langsung turun ke lokasi kejadian menghalau masa dan melakukan penyekatan di perbatasan desa.
Warga Masyarakat Flores Timur Sukarela Serahkan Puluhan Senpira ke Polisi
Viral Siswa di Kabupaten TTS Sisihkan Daging MBG Untuk Ayahnya, Kapolda NTT Turun Tangan Beri Bantuan
Masalah Hutang Anggota Polres Sabu Raijua Dengan Warga Diselesaikan Secara Damai
Berkas Lengkap, Calo Penerimaan Anggota Polri di Kabupaten TTU Dilimpahkan ke Kejaksaan
Sejumlah Perwira di Polda NTT dan Polres Jajaran Dimutasi