Oknum Anggota Polri Mabuk Miras Tabrak Warga hingga Tewas, Mahasiswa di Sikka Tuntut PTDH Pelaku
Saat bertemu Wakapolres Sikka, mahasiswa meminta agar Aiptu Hendrikus Endi segera ditahan. "Jika ia benar sakit maka kami minta ditunjukkan surat keterangan sakit dari dokter," ujar perwakilan mahasiswa.
Baca Juga:
Terkait hal tersebut, Wakapolres Sikka pun menjelaskan proses perkara yang sedang ditangani oleh Sat.Lantas Polres Sikka. "(Penanganan perkara) sudah berjalan sesuai prosedur," ujar Wakapolres Sikka.
Mantan Wakapolres Sabu Raijua ini pun menjelaskan proses pidana yang dijalani Aiptu Hendrikus Endi yang terus dilakukan. Namun karena Aiptu Hendrikus masih merupakan anggota Polri aktif maka masih proses kode etik.
Wakapolres pun minta kepada pihak keluarga korban untuk bersabar dan akan kepastian terkait penanganan kasus yang sedang ditangani Sat.Lantas Polres Sikka.
Polres Sikka pun segera mengambil langkah untuk penahanan Aiptu Hendrikus Endi.
Kasus ini terjadi pada 4 September 2024 lalu di Jalan Nasional Maumere-Larantuka tepatnya di depan toko Mamamia shop di Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, kabupaten Sikka.
Korban Marselinus Palea yang saat itu berjalan kaki ditabrak Aiptu Hendrikus Endi yang mengendarai sepeda motor CBR nomor polisi EB 6639 BR. Marselinus sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia.
Kasus ini ditangani pihak Sat Lantas Polres Sikka sesuai laporan polisi nomor LP/A/60/IX/2024/SPKT/Sat Lantas/Res Sikka/Polda NTT. Aiptu Hendrikus Endi juga dilaporkan ke Propam dengan laporan polisi nomor LP-B/02/IX/HUK/12.10/2024/Propam, tanggal 13 September 2024.
Mahasiswa di Manggarai-NTT Todong Sajam dan Gasak Barang Dalam Kios
Menjaga Marwah Mahasiswa: PKC PMII DKI Jakarta Soroti Pentingnya Adab dalam Demokrasi
Terlibat Kecelakaan, Sepeda Motor Ditinggalkan Pemiliknya dan Diamankan Polisi
Tabrakan Dalam Kampus Undana, Satu Mahasiswa Meninggal Dunia
Tiga Mahasiswa di Kupang Diamankan Polisi Pasca Aniaya Rekannya