Sabtu, 24 Januari 2026

Kasus Buang Bayi di Sabu Raijua Direkonstruksi, Tersangka Mantan Kades Tolak Perankan Satu Adegan

Imanuel Lodja - Rabu, 04 September 2024 09:46 WIB
Kasus Buang Bayi di Sabu Raijua Direkonstruksi, Tersangka Mantan Kades Tolak Perankan Satu Adegan
istimewa
Kasus buang bayi di Sabu Raijua direkonstruksi, tersangka mantan Kades tolak perankan satu adegan

digtara.com - Aparat penyidik Satreskrim Polres Sabu Raijua menggelar rekonstruksi kasus buang bayi oleh pasangan mantan kepala desa dan bendahara desa.

Baca Juga:

Reka ulang kasus ini digelar pada Selasa (3/9/2024) petang di RT 009/RW 005, Dusun III, Desa Loborui, Kecamatan Liae, Kabupaten Sabu Raijua dipimpin Kasat Reskrim Polres Sabu Raijua, Iptu Deflorintus M. Wee bersama Kapolsek Sabu Timur, Ipda Mustarif Ibrahim dan KBO Satreskrim, Ipda Marselinus Luangkali.

Reka ulang juga disaksikan Adi Nugroho dan Rafif Pramananda dari Kejari Sabu Raijua.

Polisi menghadirkan dua tersangka masing-masing Habrita Here dan Mefiboset Dake Winu yang didampingi pengacara Frengki Palike.

Hadir pula Sopiah Ly dan Elen Kana Lomi sebagai Peksos Dinas Sosial Kabupaten Sabu Raijua dan UPTD PPA Sabu Raijua serta Penjabat Kepala Desa Loborui, Ha'e Bangngu.

Dalam reka ulang kejadian ini, tersangka memperagakan 30 adegan mulai dari pertemuan tersangka Habrita Here dengan Penjabat Kades Loborui dan menanyakan informasi kehamilannya hingga berakhir pada penemuan jasad bayi di sebelah timur dari rumah Jhon Freedoms Here.

Dari 30 Adegan yang diperagakan atau direka ulang, ada satu adegan yang tidak diakui dan ditolak oleh tersangka Mefiboset Dake Winu.

Ia menolak memperagakan adegan membantu tersangka Habrita Here melakukan proses persalinan di kamar mandi dan memotong tali pusat bayi.

Proses reka ulang untuk adegan itu dilakukan dengan peran pengganti dari anggota Polres Sabu Raijua.

Reka Ulang lasus pembunuhan bayi tersebut berlangsung satu jam dosaksikan pula sejumlah kerabat tersangka dan warga.

Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis yang dikonfirmasi Rabu (4/9/2024) menyebutkan kalau reka ulang kasus pembunuhan bayi ini untuk kepentingan pemberkasan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kades Minta Dilakukan Penelitian Soal Semburan Lumpur di Semau

Kades Minta Dilakukan Penelitian Soal Semburan Lumpur di Semau

Hadiri Pemeriksaan di Kejari Medan, Kadis Perhubungan Erwin Saleh Resmi Ditahan Terkait Kasus Korupsi

Hadiri Pemeriksaan di Kejari Medan, Kadis Perhubungan Erwin Saleh Resmi Ditahan Terkait Kasus Korupsi

Atasi Ancaman Abrasi, Warga Purworejo Bonang Gandeng Komunitas Phylosopicture KPI UIN Walisongo Tanam Mangrove di Sepanjang Pesisir

Atasi Ancaman Abrasi, Warga Purworejo Bonang Gandeng Komunitas Phylosopicture KPI UIN Walisongo Tanam Mangrove di Sepanjang Pesisir

Pria Yang Menghamili Keponakan di Manggarai Barat Ditetapkan Jadi Tersangka

Pria Yang Menghamili Keponakan di Manggarai Barat Ditetapkan Jadi Tersangka

Jawa Tengah Memiliki 5.346 Pesantren, Diharapkan Berperan Turunkan Angka Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Jawa Tengah Memiliki 5.346 Pesantren, Diharapkan Berperan Turunkan Angka Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Diperiksa Pasca Dirawat, IRT Pelaku Buang Bayi Mengaku Dihamili Mantan Pacar Yang Juga Perangkat Desa

Diperiksa Pasca Dirawat, IRT Pelaku Buang Bayi Mengaku Dihamili Mantan Pacar Yang Juga Perangkat Desa

Komentar
Berita Terbaru