Selasa, 16 Desember 2025

Warga di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri oleh Orangtuanya

Imanuel Lodja - Jumat, 16 Agustus 2024 19:00 WIB
Warga di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri oleh Orangtuanya
istimewa
Warga di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri oleh Orangtuanya

digtara.com - RT (33), pria yang tinggal di Kampung Amanuban, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang ditemukan tewas dalam posisi gantung diri.

Baca Juga:

Korban ditemukan oleh orang tuanya dengan kondisi tergantung di kamar yang terpisah di belakang rumah utama pada Kamis (15/8/2024) malam.

"Korban pertama kali ditemukan oleh bapaknya, dengan posisi telah tergantung di kamar, yang terletak terpisah di belakang rumah utama," ujar Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan R.J.H Manurung, Jumat (16/8/2024).

Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit Leona Kupang.

Kapolresta menegaskan kalau sesuai informasi dari dokter jaga, saat tiba di rumah sakit, korban telah meninggal dunia, dengan keadaan tali yang digunakan untuk gantung diri masih terikat pada leher korban.

"Dokter menerangkan bahwa korban meninggal murni karena gantung diri dan tidak adanya tanda-tanda kekerasan (memar, lebam maupun luka) yang di dapati pada tubuh korban," jelas Kapolresta Aldinan.

Pada saat korban dibawa ke ruang IGD, dokter jaga telah membuat rekam medis atau catatan medis dari korban yang meninggal dunia tersebut.

Kakak kandung dari korban menyampaikan kalau pihak keluarga segera ke Mapolresta Kupang Kota guna membuat laporan polisi, surat pernyataan dan berita acara penolakan otopsi.

"Anggota saat berkomunikasi dengan kakaknya, dikatakan bahwa keluarga mendatangi Polresta Kupang Kota, untuk melaporkan kejadian tersebut, dan juga membuat surat pernyataan serta penolakan otopsi terhadap korban," sebut Kombes Aldinan.

Walaupun kematian korban dikatakan murni gantung diri, dan pihak keluarga menerimanya sebagai musibah, serta keluarga juga tidak mempersalahkan kejadian ini di kemudian hari, namun polisi tetap berkewajiban untuk mengirimkan surat permintaan hasil Visum Et Repertum kepada pihak rumah sakit, dan membuat berita acara pemeriksaan awal demi kepentingan penyelidikan.

"Sebagai aparat penegak hukum yang berdasarkan undang-undang, kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian dari korban," ujar Kapolresta Kupang Kota.

Anggota Satuan Reskrim Polresta Kupang Kota, yang terdiri dari piket Pidana Umum (Pidum), Identifikasi dan Subnit Jatanras, mendatangi rumah Sakit Leona Kupang melakukan koordinasi dengan dokter jaga di ruang IGD rumah sakit tersebut, terkait hasil visum terhadap korban yang tewas gantung diri, pada Kamis (15/8/2024) malam.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Balap Liar di Kota Kupang 'Makan Korban', Polantas Ditabrak saat Tertibkan Balapan

Balap Liar di Kota Kupang 'Makan Korban', Polantas Ditabrak saat Tertibkan Balapan

Sempat Tolak Pengawalan Polisi, Jenazah Korban Pengeroyokan di Kalibata-Jakarta Dikawal Hingga ke Rumah Duka

Sempat Tolak Pengawalan Polisi, Jenazah Korban Pengeroyokan di Kalibata-Jakarta Dikawal Hingga ke Rumah Duka

Oknum Anggota Polri di Kupang-NTT Diadukan Cabuli Anak Tiri

Oknum Anggota Polri di Kupang-NTT Diadukan Cabuli Anak Tiri

Danyonif Tap 834/Wakanga Mere Bakal Diadukan ke Denpom IX/1 Kupang

Danyonif Tap 834/Wakanga Mere Bakal Diadukan ke Denpom IX/1 Kupang

Diduga Dimarahi Kakak Karena Belum Masak Sayur, Remaja Putri di Sumba Timur-NTT Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Diduga Dimarahi Kakak Karena Belum Masak Sayur, Remaja Putri di Sumba Timur-NTT Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Temui Kapolda NTT, Mahasiswa Asal Sumba Dukung Penertiban Miras Pemicu Tindak Pidana

Temui Kapolda NTT, Mahasiswa Asal Sumba Dukung Penertiban Miras Pemicu Tindak Pidana

Komentar
Berita Terbaru