Final Liga 1 Askab Flores Timur Ricuh, Polisi Diserang hingga Mobil Dinas Polri Dirusaki
Personil Polres Flores Timur dipimpin Kapolres menghimbau massa untuk bubar.
Baca Juga:
Polisi juga melakukan tindakan preemtif terhadap kelompok pemuda Kelurahan P.
Namun massa melakukan perlawanan dengan melakukan pelemparan batu ke arah personil dan mobil dinas Polres Flores Timur.
Polisi pun diperintahkan untuk menembakkan gas air mata dan tembakan peringatan.
Akhirnya massa bisa membubarkan diri sehingga situasi aman dan kondusif.
Personil Polres Flores Timur dipimpin Kapolres kembali ke Mako Polres Flores Timur.
Namun sesampainya di Kelurahan A, mobil patroli dilempar oleh kelompok pemuda Kelurahan A.
Kapolres dan anggota kembali menghimbau massa untuk membubarkan diri.
Namun massa melakukan perlawanan dengan melempari petugas menggunakan batu mengenai salah satu personil Polres Flores Timur, Bripda M.
Akibat terkena lemparan baru, Bripda M mengalami luka pada bagian kepala dan mendapatkan 5 jahitan.
Personil Flores Timur kembali menembakkan gas air mata dan melakukan tembakan peringatan.
Namun massa tetap melakukan perlawanan dengan cara melempari personil Polri dengan menggunakan batu.
Hal ini dan mengakibatkan 1 orang dari massa terkena rekoset tembakan peluru karet dengan luka 1 centimeter pada punggung kanan.
Korban langsung dibawa ke RSUD Larantuka, Kabupaten Flores Timur untuk penanganan medis.
Kapolres Flores Timur kemudian melakukan negosiasi dengan masyarakat Kelurahan A agar menghentikan tindakan melawan hukum.
Warga di Manggarai Barat Gotong Royong Dengan Polisi Bangun Sekolah Darurat Pasca Gempa Bumi
Polda Sultra Bantu Rp 600 Juta Bagi Korban Gempa Bumi Flores
Wilayah Terdampak Gempa Flores Mulai Masuk Tahap Pemulihan
Pasca Perpanjangan Masa Tanggap Darurat, Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 SR
HUT WSA Ke-5, SIP Angkatan 50 Polda NTT Salurkan Bansos Bagi Korban Gempa di Kabupaten Nagekeo