Lagi, Dua Jenazah PMI Ilegal Tiba di NTT
digtara.com - Mery Joseph (50) dan Kristianus Bere Tai (42), dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Provinsi NTT meninggal di Malaysia.
Baca Juga:
- Diduga Peras Tersangka Kasus Narkoba Hingga Ratusan Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan Dan Sejumlah Anggota Diproses
- Pembeli Narkotika Ditahan dan Penjual Jadi DPO, Direktorat Resnarkoba Polda NTT Diduga Terima Aliran Uang
- 1,5 Ton Beras Disalurkan Polda NTT Bagi Kaum Duafa dan Warga Kurang Mampu
Jenazah PMI ilegal ini tiba di Kupang, NTT pada Sabtu (20/7/2024) siang sekitar pukul 13.10 Wita.
Meri Joseph merupakan PMI asal Desa Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT. Wanita itu dilaporkan meninggal dunia di JPN Lahad Datu, Malaysia pada Kamis (11/7/2024).
Korban ini sudah bekerja selama 24 tahun di Malaysia. Dia meninggal karena menderita penyakit kanker payudara.
Kristianus Bere Tai, merupakan PMI asal Desa Mahuitas, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, NTT.
Kristianus meninggal dunia di Perusahaan Tradewinds Plantation Miri, Sarawak, Malaysia pada Senin (15/7/2024).
Penyebab kematiannya belum diketahui karena keluarga menolak diotopsi dan Kristianus sudah 16 tahun bekerja di Malaysia.
Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT, Suratmi Hamida membenarkan kejadian tersebut.
"Kemarin ada jenazah lagi yang tiba. Total dalam tahun ini sudah 65 PMI yang meninggal dunia di Malaysia," ujar Sutarmi Hamida, Minggu (21/7/2024).
BP3MI NTT, tandas Suratmi sudah memfasilitasi pemulangan dua jenazah PMI tersebut ke kampung halamannya masing-masing. Mulai dari ambulans, kapal, hingga pengantarannya didampingi petugas BP3MI NTT.
"Kami sudah fasilitasi semua. Petugas juga ikut mengantar sampai kampung masing-masing," tandas Suratmi.
Jenazah Suratmi dipulangkan pada Sabtu (20/7/2024 dengan KMP Bukit Siguntang ke Maumere pada pukul 18:30 wita dan tiba di Pelabuhan Maumere pada Minggu (21/7/2024).
Diduga Peras Tersangka Kasus Narkoba Hingga Ratusan Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan Dan Sejumlah Anggota Diproses
Pembeli Narkotika Ditahan dan Penjual Jadi DPO, Direktorat Resnarkoba Polda NTT Diduga Terima Aliran Uang
1,5 Ton Beras Disalurkan Polda NTT Bagi Kaum Duafa dan Warga Kurang Mampu
Warga Antusias Beli Sembako, Kapolda NTT Tinjau Gerakan Pangan Murah di Polresta Kupang Kota
Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT kepada Siswa SDI Mauponggo