Sabtu, 30 Agustus 2025

Direktur Polairud Polda NTT Dengarkan Keluhan Petani dan Nelayan di Kupang Barat

Imanuel Lodja - Jumat, 28 Juni 2024 21:01 WIB
Direktur Polairud Polda NTT Dengarkan Keluhan Petani dan Nelayan di Kupang Barat
istimewa
Direktur Polairud Polda NTT Dengarkan Keluhan Petani dan Nelayan di Kupang Barat

digtara.com - Warga masyarakat di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang berdialog dengan Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution.

Baca Juga:

Dialog ini dikemas dalam kegiatan Jumat Curhat pada Jumat (28/6/2024) di Pantai Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Dialog juga dihadiri Kapolsek Kupang Barat, Camat Kupang Barat, Kepala Desa Tablolong, Ketua Nelayan Tablolong, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, para ketua RT dan kwtua RW.

Kepala desa Tablolong menyebutkan kalauDesa Tablolong merupakan desa pesisir pantai dan semua masyarakat rata-rata sebagai nelayan.

Ia bersyukur dengan kegiatan Jumat curhat sebagai wadah tempat masyarakat menyampaikan saran, masukan dan kritik kepada Polri.

Kepala desa meminta bantuan Polri untuk membabtu mengatasi masalah limbah yang mengakibatkan kerugian di sektor mencari ikan dan rumput laut.

Dirpolairud Polda NTT menyebutkan kalau Jumat curhat merupakan program Kapolri dalam menampung aspirasi, saran, masukan dan kritik dari masyarakat secara langsung, sehingga Polri bisa berbenah dan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Silahkan disampaikan apabila itu berhubungan dengan pemerintahan dan kebijakan maka kami akan melaporkan kepada pimpinan dalam hal ini bapak Kapolda NTT," ujarnya.

Ia juga mengingatkan tentang masalah judi online yang menjadi atensi khusus presiden.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan berbagai keluhan dan masukan.

Welem Langi menanyakan soal prosedur laporan kasus penghinaan. Dir Polairud mengingatkan agar laporan harus mempunyai bukti yang cukup sehingga tidak terjadi pelaporan balik.

Salah satu ketua RW, Carles Makson mengeluhkan soal penyakit rumput laut akibat limbah dari perusahaan dan berharap aparat bisa menelusurinya.

"Kami akan menurunkan anggota untuk mengecek limbah ini dari kapal atau dari perusahaan. Kami juga akan mengecek ijin Amdal atau kemana pembuangan limbahnya," ujar Dir Polairud Polda NTT.

Amin Tagana mempertanyakan kapal dari perikanan Kupang bisa lolos ke batas sedangkan warga dari Tablolong yang mempunyai surat ijin tidak bisa sampai ke batas.

Ia juga menyoroti masalah minyak di Tablolong karena warga sangat susah untuk mendapatkan minyak subsidi.

Dirpolairud Polda NTT menjelaskan kalau untuk kapal tradisional yang dibawah 10 GT tidak memerlukan ijin. Sedangkan 10 GT keatas wajib memiliki surat ijin berlayar.

Polairud Polda NTT juga akan menempatkan polisi RW di desa Tablolong agar bisa memantau masalah BBM subsidi sehinga bisa tepat sasaran.

Warga lain Baltasar Telo menanyakan soal judi online yang masih beredar di wilayah Tablolong.

Ia juga mengaku kalau nelayan pemilik kapal nelayan dipersulit saat mengurus surat ijin.

Dirpolairud Polda NTT meminta bantuan masyarakat menyelesaikan masalah judi online.

Melky Bolla meminta bantuan kepada Polri untuk membuat sumur bor. Dirpolairud pun segera menyampaikan kepada Kapolda NTT dan akan membantu dinamo sumur
Kepala Desa juga mengusulkan untuk membuat Pos Polisi di wilayah Tablolong.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bocah Tiga Tahun Jatuh dan Meninggal Dalam Bak Air

Bocah Tiga Tahun Jatuh dan Meninggal Dalam Bak Air

Warga Kota Kupang Diancam Gara-gara Bunyi Musik Hingga Larut Malam, Polisi Tempuh Problem Solving

Warga Kota Kupang Diancam Gara-gara Bunyi Musik Hingga Larut Malam, Polisi Tempuh Problem Solving

Warga Tiga Kelurahan di Kota Kupang Segera Punya Sumber Air Bersih Bantuan Kapolda NTT

Warga Tiga Kelurahan di Kota Kupang Segera Punya Sumber Air Bersih Bantuan Kapolda NTT

Siswi SMP di Kupang Diduga Diperkosa dan Disekap di Asrama Mahasiswa, Pelaku Mahasiswa Diamankan Polisi

Siswi SMP di Kupang Diduga Diperkosa dan Disekap di Asrama Mahasiswa, Pelaku Mahasiswa Diamankan Polisi

Kapolsek Kota Lama Bahas Kamtibmas Saat Silaturahmi Dengan Pimpinan Perusahaan dan Hotel di Kota Kupang

Kapolsek Kota Lama Bahas Kamtibmas Saat Silaturahmi Dengan Pimpinan Perusahaan dan Hotel di Kota Kupang

Dua Anggota DPRD Kabupaten Kupang Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan

Dua Anggota DPRD Kabupaten Kupang Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan

Komentar
Berita Terbaru