Puluhan Anak di Manggarai Barat Ikut Khitanan Massal yang Digelar Polres Manggarai Barat
Kegiatan sosial ini juga dilakukan untuk mengubah cara pandang masyarakat, bahwa Polri bukan hanya menegakkan hukum tetapi juga bertugas sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, sehingga tidak perlu ditakuti.
Baca Juga:
- Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi
- 181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS
- Kapal Wisata Karam di Labuan Bajo Usai Tabrak Karang Dangkal, Belasan Penumpang Dievakuasi Selamat
"Kami berterimakasih pada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kedepan, tentunya kami akan terus memaksimalkan pengabdian pada masyarakat, demi terciptanya wilayah yang nyaman, aman dan kondusif," tuturnya.
Sejumlah orang tua yang anaknya mengikuti khitanan massal juga menyampaikan ucapan terimakasih serta apresiasinya kepada Polres Manggarai Barat.
"Kita sangat bersyukur adanya kegiatan bakti sosial ini karena sangat membantu kami. Semoga ke depan acara seperti bisa tetap dilaksanakan," ujar Farida, salah satu orang tua peserta sunatan massal.
Para peserta sunatan massal berasal dari 5 desa dalam kota Labuan Bajo yaitu Kelurahan Labuan Bajo, Desa Batu cermin, Desa Wae Kelambu, Desa Gorontalo dan Desa Golo Bilas dengan umur 6 sampai 11 tahun.
Kegiatan bakti kesehatan sunatan Masaln ini merupakan rangkaian peringatan HUT Bhayangkara Ke-78 tahun 2024.
Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi
181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS
Kapal Wisata Karam di Labuan Bajo Usai Tabrak Karang Dangkal, Belasan Penumpang Dievakuasi Selamat
Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo
Kasus Sengketa Lahan Berujung Bentrok Warga di Manggarai Barat Naik ke Tahap Penyidikan