Sabtu, 13 Juli 2024

Sejumlah PMI dan Tiga Anak Dipulangkan ke Kampung Halaman

Imanuel Lodja - Selasa, 18 Juni 2024 09:50 WIB
Sejumlah PMI dan Tiga Anak Dipulangkan ke Kampung Halaman
net
Ilustrasi.

digtara.com - Pemerintah melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT memulangkan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke kampung halamannya masing-masing.

Baca Juga:

Ada delapan orang dari 21 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dideportasi dari Malaysia dipulangkan ke kampungnya.

Delapan PMI itu berasal dari Kabupaten Malaka, Ende dan Sumba Barat Daya.

"Kami terima seorang ibu dan tiga anaknya asal Kabupaten Malaka. Kemudian, PMI stroke asal Ende beserta istri dan anaknya. Kalau satunya asal dari Sumba Barat Daya sudah kami antar tadi pagi," ujar Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT, Suratmi Hamida akhir pekan lalu.

Ia menjelaskan PMI itu selama ini ditampung di Kementerian Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA).

Sehingga penyerahannya kepada BP3MI NTT dilakukan langsung oleh mereka.

"Makanya saya langsung siapkan dua staf untuk antar ke Kabupaten Malaka.
Selama di sana, tiga orang itu juga belum disekolahkan. Jadi, sekarang ini baru mau masuk SD," urai Suratmi.

Sementara 13 PMI lainnya masih ditampung di Jakarta. Sebab, masih menjalani pembinaan dan pelatihan dari Kementerian Sosial (Kemensos) sebelum dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing.

"Sisa belasan orang itu masih menjalani pembinaan dan pelatihan bermacam paket, tergantung pilihannya masing-masing. Semua biayanya ditanggulangi oleh Kemensos," ujarnya.

Sebanyak 77 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dideportasi dari Malaysia. Mereka diusir dari sana karena masuk dan bekerja secara ilegal.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kompolnas ke NTT Bahas Kesiapan Pilkada 2024 dan Klarifikasi Keluhan Masyarakat

Kompolnas ke NTT Bahas Kesiapan Pilkada 2024 dan Klarifikasi Keluhan Masyarakat

Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Rote Ndao Dijebloskan dalam Tahanan

Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Rote Ndao Dijebloskan dalam Tahanan

Dimarahi karena Nekat Bawa Perempuan Lain ke Rumah, Pria di Flores Timur Malah Aniaya Istri

Dimarahi karena Nekat Bawa Perempuan Lain ke Rumah, Pria di Flores Timur Malah Aniaya Istri

Ribuan Guru PPPK di NTT Terima SK

Ribuan Guru PPPK di NTT Terima SK

Pulang Pesta Nikah, Sejumlah Pemuda di Sumba Tengah Dilempari Batu dan Tiga Sepeda Motor Dibakar

Pulang Pesta Nikah, Sejumlah Pemuda di Sumba Tengah Dilempari Batu dan Tiga Sepeda Motor Dibakar

Korban Penganiayaan Berat dan Pengeroyokan di Alor Saling Lapor

Korban Penganiayaan Berat dan Pengeroyokan di Alor Saling Lapor

Komentar
Berita Terbaru