Salah Paham di Tempat Pesta, Dua Pemuda di Sumba Tengah Luka Parah Dikeroyok Rekannya
Bacokan parang mengenai tangan kanan Minto sehingga ia terluka parah pada tangan kanan terkena parang.
Baca Juga:
Karena terjadi keributan, para tetangga pun berdatangan.
Melihat warga sudah mulai berdatangan, para pelaku memilih kabur dan melarikan diri meninggalkan tempat kejadian.
Kerabat para korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Katikutana, Polres Sumba Barat yang tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/18/V/2024/SPKT/Polsek Katikutana/Polres Sumba BaratA/ Polda NTT tanggal 6 Mei 2024.
Kuat dugaan kalau kejadian tersebut dipicu kesalahpahaman dan saling tersinggung antara pelaku dan korban pada saat acara syukuran sidi.
Korban dan para pelaku juga sempat mengkonsumsi minuman keras sehingga diduga mereka dalam keadaan mabuk Miras.
Polisi pun mengimbau kepada masyarakat terutama keluarga korban agar mempercayakan kasus ini pada pihak Kepolisian dan tidak melakukan main hakim sendiri.
Penyidik Reskrim juga sudah memeriksa saksi-saksi dan mencari para pelaku.
Kapolres Sumba Barat, AKBP Benny Miniani Arief, SIK yang dikonfirmasi Senin (6/5/2024) membenarkan kejadian ini.
"Iya. Sementara (ditangani) Polsek urban Katikutana masih melakukan penanganan," tandas Kapolres Sumba Barat.
IRT di Sumba Tengah Terlibat Kasus Pembunuhan
Warga Desa Di Sumba Tengah Dilatih Pola Asuh Balita Cegah Stunting Dan Pertolongan Pertama Psikoligis
Kerbau Milik Warga Sumba Timur Hilang, Ditemukan di Wilayah Kabupaten Sumba Tengah
Salah Paham Berujung Kekerasan Fisik, Warga di Kupang Pilih Berdamai
Warga Sumba Tengah Dibacok Parang Hingga Meninggal Dunia