Senin, 12 Januari 2026

Masih tertutup Awan, Rukyatul Hilal di Kupang Tidak Terlihat

Imanuel Lodja - Selasa, 09 April 2024 19:11 WIB
Masih tertutup Awan, Rukyatul Hilal di Kupang Tidak Terlihat
istimewa
Masih tertutup Awan, Rukyatul Hilal di Kupang Tidak Terlihat
digtara.com -Tim Rukyatul dari BMKG NTT dan Kantor Wilayah Kementerian Agama NTT, belum berhasil melihat Hilal yang menjadi penentu awal bulan Syawal 1445 Hijriah.

Pemantauan ini dilakukan pada Selasa (9/4/2024)) dimulai sejak pukul 16.00 Wita hingga 18.25 Wita,

Baca Juga:

Plh Kepala Stasiun Geofisika Kupang Burchardus V.Pape Man mengatakan, pemantauan Rukyatul Hilal yang dilakukan di rooftop Kantor Pelayanan Terpadu BMKG NTT menggunakan dua teropong untuk dilakukan pengamatan.

"Data yang kami dapat bahwa ketinggian hilal adalah 6,576 derajat, kemudian fraksi iluminasi bulan itu 0,60 derajat," jelasnya.

Menurut Burchardus V. Pape Man, dari data yang diperoleh bahwa jika cuacanya cerah maka presentasi pengamatan hilal sangat besar.

Namun informasi cuaca yang didapatkan dari Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, menyatakan cerah berawan.

"Mudah-mudahan sebentar matahari terbenam cuaca sudah mulai cerah sehingga pengamatan hilal bisa teramati dengan jelas," ujarnya.

Burchardus V. Pape Man menambahkan, setelah pengamatan hilal di rooftop Kantor Pelayanan Terpadu BMKG NTT selesai dan hasilnya teramati atau tidak, Kakanwil Agama NTT dan Pengadilan Tinggi Agama Kupang akan melaksanakan sidang isbat.

"Nanti sidang isbat akan dilakukan disini bagaimana hasil pengamatan kita apakah teramati atau tidak teramati, itu nanti dari Pengadilan Tinggi Agama Kupang yang nanti punya wewenang untuk melaksanakan sidang isbat," tutupnya.

Kepala Kanwil Kemenag NTT, Reginaldus S S Serang menambahkan, hasil dari pantauan hilal itu apakah teramati atau tidak, nantinya akan diusulkan ke Kementrian Agama.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Penganiayaan Anak Hingga Meninggal di Kupang Direkonstruksi

Kasus Penganiayaan Anak Hingga Meninggal di Kupang Direkonstruksi

Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf

Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf

Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya

Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya

Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan

Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan

Dua Kasus KDRT Pasutri Muda di Maulafa-Kota Kupang Didamaikan

Dua Kasus KDRT Pasutri Muda di Maulafa-Kota Kupang Didamaikan

Penghuni Tidur Pulas, Rumah Tinggal di Naibonat- Kupang Timur Terbakar

Penghuni Tidur Pulas, Rumah Tinggal di Naibonat- Kupang Timur Terbakar

Komentar
Berita Terbaru