Kurang Dari Tiga Jam, Resmob Sumba Timur Bekuk Pelaku Penganiayaan Berat Menggunakan Sajam
digtara.com - DL, pelaku penganiayaan berat menggunakan senjata tajam diamankan polisi dari Unit Resmob Polres Sumba Timur.
Baca Juga:
DL ditangkap kurang dari tiga jam pasca DL melakukan aksinya.
DL diamankan polisi dipimpin Kaur Bin Ops (KBO) Satuan Reskrim Poles Sumba Timur, Ipda Deverson P. Tanesib, SH.
Kasat Reskrim Polres Sumba Timur, Iptu Helmi Wildan yang dikonfirmasi Rabu (3/4/2024) membenarkan penangkapan ini.
"DL ditangkap setelah terlibat dalam insiden penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam," ujar Kasat Reskrim.
DL menganiaya Brusliking Maranja di depan Toko Kencana Sakti, Kelurahan Matawai Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT pada Selasa malam.
Pasca menerima laporan kejadian penganiayaan tersebut, KBO Sat Reskrim bersama anggota Unit Resmob bergerak cepat untuk menangkap pelaku.
Kurang dari tiga jam setelah kejadian, DL berhasil diamankan di sebuah kos-kosan di Kelurahan Matawai, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
Saat ditangkap polisi, pelaku DL mencoba melarikan diri dari kejaran polisi.
Kasat Reskrim Polres Sumba Timur menyebutkan kalau korban dianiaya pelaku bermula dari rasa tersinggung.
"Pelaku menganiaya korban bermula karena DL merasa tersinggung oleh omongan korban Brusliking Maranja," ujarnya.
Akibat penganiayaan dengan senjata tajam ini, korban mengalami dua luka robek di bagian jari tangan kiri dan punggung belakang bagian kiri.
Setelah penangkapan, DL langsung dibawa ke Polres Sumba Timur bersama barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
DL pun mengakui perbuatannya dan ditahan di Rutan Polres Sumba Timur sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.
Satlantas Polres Sumba Timur Tertibkan Penggunaan Knalpot Racing
Sumba Timur Bebas Narkoba, Siswa SMA Negeri 2 Waingapu Dibekali Soal Bahaya Narkoba
Terobosan 'Polantas Menyapa', Satlantas Polres Sumba Timur Sambangi Pangkalan Ojek Online Maxim Kota Waingapu
Masalah Sepele, Petani di Sumba Timur Dianiaya Kerabatnya Hingga Tewas
Aniaya Gadis Dibawah Umur, ASN di Kota Kupang Segera Disidangkan