Cari Ikan, Warga Alor-NTT Tenggelam dan Meninggal Dunia
digtara.com - Joni Kolianto Lawang Donu (42), warga Tingkat Satu, Kelurahan Kalabahi Kota, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, NTT tenggelam, Minggu (25/2/2024).
Baca Juga:
Korban ditemukan tenggelam di Perairan laut Sabanjar yang berada di wilayah Dusun II, Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor.
Diperoleh informasi kalau pada Minggu (25/2/2024) sekitar pukul 08.00 00 Wita, korban Joni Kolianto Lawang Donu pamit untuk pergi memancing di perairan Laut Sabanjar, Desa Alor Besar menggunakan sepeda motor milik korban.
Di Pantai Sabanjar, korban memakir sepeda motornya di pinggir pantai dan menuju perahu fiber kecil (sampan) kapasitas 2 orang milik korban yang ditambatkan di pantai Sabanjar.
Korban pun menggunakan perahu fiber milik korban memancing di perairan laut Sabanjar.
Dua jam saat melaut, korban tenggelam. Kebetulan Fajaria Ibrahim (38) yang saat itu sedang rekreasi di pantai Sabanjar sedang berada di tengah laut dan hanya melihat kepala korban yang berada di pusaran arus laut.
Fajaria meminta bantuan pengelola Sabanjar untuk menolong korban.
Korban ditolong oleh Hairil Masa, pengelola Sabanjar dengan menggunakan kano sambil membawa life jacket ke tengah laut.
Mereka mencari-cari korban dan akhirnya saksi menemukan korban, kemudian memberikan life jacket.
Hairil dan nelayan setempat membawa korban ke pinggir pantai menggunakan perahu ketinting.
Setelah korban berhasil dievakuasi ke pinggir pantai, korban dibawa ke Puksemas Alor Kecil untuk mendapatkan perawatan.
Namun setelah tiba di Puskemas Alor Kecil, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.
Mantan Anggota Dewan Kabupaten TTS Dianiaya Hingga Tewas, Pelaku Diamankan dan Ditahan
Bawa Ganja, Dua Remaja Perempuan di Lembata Diamankan Polisi di Pelabuhan
Modus Jual Tiket Palsu, Calo Tiket di Kupang Diamankan Tim URC Resmob Polda NTT
Polairud Polda NTT Gagalkan Percobaan Penyelundupan Sembilan WNA Uzbekistan Ke Australia
Komitmen Zero TPPO, Polda NTT Bongkar Jaringan Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia Lintas Wilayah