Tangkap Penyu, Dua Nelayan Asal Adonara Barat-Flores Timur Diamankan Polisi
Kedua tersangka pun dijerat pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Koservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Jo Pasal 55 ayat (1) Ke- 1 KUHP.
Baca Juga:
Direktur Polairud Polda NTT mengingatkan kalau penyu adalah satwa yang dilindungi dan dilarang untuk ditangkap apalagi diperjualbelikan.
"Penyu berperan penting dalam menjaga ekosistem laut (perairan) yang sehat. Menjaga keseimbangan dan rantai makanan di perairan. Salah satunya mengurangi resiko rusaknya terumbu karang akibat lamun yang berlebihan. Laut yang sehat akan menjadi habitat yang aman ikan dan biota laut lainnya," ujar mantan Wadir Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung ini.
Diingatkan pula kalau saat ini penyu terancam punah akibat aktivitas manusia dan merupakan hewan yang dilindungi.
"Perlu tindakan positif manusia untuk keberlangsungan hidup penyu," tandasnya.
Dilepasliarkan
Kamis (15/2/2024) siang sekitar pukul 12.30 wita, personil Marnit Flores Timur dan tim Sidik Subdigakkum Dit Polairud Polda NTT melaksanakan pelepasliaran satwa yang dilindungi yaitu 2 ekor penyu jenis penyu hijau dalam keadaan hidup.
IRT di Flores Timur Ditikam Usai Mandikan Anak
Cungkil Pintu, Pria di Flores Timur Curi Puluhan Handphone Penghuni Asrama Putra
Akhiri Konflik, Warga Adonara-Flores Timur Teken Komitmen Bersama Atas Konflik Komunal
Ratusan Senjata Diamankan Pasca Konflik Warga Adonara, Polisi Masih Tetap Siaga
Remaja Perempuan di Flores Timur Diamankan Polisi Karena Curi Sepeda Motor