Gawat! Terserang Virus ASF, Puluhan Ekor Babi di Sikka Mati Mendadak
Desinfeksi kandang dan peralatan menggunakan desinfektan. Dahulukan menangani ternak yang sehat seperti memberi pakan atau membersihkan kandang dan peralatannya.
Baca Juga:
Batasi pengunjung serta pastikan bahwa perlengkapan kandang dan lain sebagainya yang masuk harus bersih sehingga mengurangi potensi penyebaran penyakit melalui manusia dan peralatan kandang.
Jika ada ternak yang mati, segera dikubur, tidak boleh dipotong dan diedarkan kepada masyarakat.
Selalu menjaga kebersihan kandang untuk mencegah masuknya vektor (pembawa) penyakit ke dalam kandang.
Kandang yang pernah ditempati oleh ternak yang sakit atau mati harus di desinfeksi dan dikosongkan selama paling sedikit 30 hari sebelum memasukan ternak yang baru.
Setiap aktivitas pemasukan dan pengeluaran hewan dari dan keluar Kabupaten Sikka harus membawa dokumen yang lengkap termasuk di dalamnya adalah rekomendasi dari Pejabat Otoritas Veteriner (POV) Kabupaten Sikka.
Selundupkan Minyak Tanah Subsidi Ke Rote Ndao, Ditpolairud Polda NTT Amankan Truk dan Ratusan Liter Minyak Tanah
Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas
Petani di Sumba Timur Dipolisikan Karena Aniaya Ternak Sapi
Diduga Stres Dengan Masalah Keluarga, Pria di Manggarai Timur Bunuh Anaknya Kemudian Gantung Diri
Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri