Kamis, 30 Juli 2026

Bandara Gewayantana Kembali Ditutup

Imanuel Lodja - Kamis, 11 Januari 2024 17:10 WIB
Bandara Gewayantana Kembali Ditutup
istimewa
Proses evakuasi korban erupsi gunung Lewotobi.

digtara.com - Penutupan bandar udara (bandara) Gewayantana di Larantuka Kabupaten Flores Timur, NTT kembali dilakukan pada Kamis (11/1/2024).

Baca Juga:

Penutupan aktivitas dari dan ke bandara ini dilakukan pasca erupsi gunung berapi Lewotobi laki-laki di Kabupaten Flores Timur.

Status gunung berapi ini pun sudah ditingkatkan dari level III siaga menjadi level IV awas sejak Selasa (9/1/2024) malam.

"Bandara close lagi dari jam 08.00 - 16.00 wita," ujar Kasat Reskrim Polres Flores Timur, Iptu Lazarus Martin A. La'a, SH, Kamis (11/1/2024).

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT berdampak pada penerbangan dari dan ke Larantuka, ibukota Kabupaten Flores Timur.

Sebelumnya Bandar Udara (Bandara) Frans Seda Maumere di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup sementara,
Bandar Udara Gewayantana di Larantuka, Kabupaten Flores Timur juga turut ditutup.

Kedua bandara ini ditutup akibat terdampak abu vulkanik erupsi gunung api Lewotobi Laki-laki.

Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka ditutup sejak Senin (1/1/2024). Sedangkan bandara Gewayantana, Larantuka Kabupaten Flores Timur ditutup per Rabu (10/1/2024) hari ini.

Humas Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, Tyas Ayu Novitasari saat dikonfirmasi Rabu (10/1/2024) membenarkan bahwa Bandara Gewayantana di Kabupaten Flores Timur ditutup akibat terdampak abu vulkanik yang disemburkan gunung api Lewotobi Laki-laki.

"Iya Bandara Gewayantana sementara closed karena terdampak erupsi gunung api Lewotobi Laki-laki," jelasnya.

Menurut Tyas Ayu Novitasari, sebaran abu vulkanik gunung api Lewotobi Laki-laki berbahaya bagi keselamatan penerbangan, maka dilakukan penutupan terhadap Bandara Gewayantana.


Status gunung api Lewotobi Laki-laki dinaikkan statusnya menjadi awas dari status sebelumnya waspada sejak Selasa (9/1/2024) malam sekitar pukul 23.00 wita.

Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar lereng gunung dengan radius empat kilometer.

Sedangkan jumlah pengungsi hingga hari ini terdata mencapai 5.067 orang, yang tersebar di beberapa posko pengungsian.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolres Flores Timur Bertemu Raja Larantuka Dorong Perdamaian di Adonara Timur Lewat Musyawarah Adat

Kapolres Flores Timur Bertemu Raja Larantuka Dorong Perdamaian di Adonara Timur Lewat Musyawarah Adat

Tim Mediasi Penyelesaian Konflik Komunal Adonara Temui Tokoh Adat

Tim Mediasi Penyelesaian Konflik Komunal Adonara Temui Tokoh Adat

Polisi Amankan Dan Musnahkan Bom Rakitan Temuan Warga Adonara Timur

Polisi Amankan Dan Musnahkan Bom Rakitan Temuan Warga Adonara Timur

Libatkan Tokoh Adat dan Tim Mediasi, Kapolres Flores Timur Perkuat Rekonsiliasi di Adonara Timur

Libatkan Tokoh Adat dan Tim Mediasi, Kapolres Flores Timur Perkuat Rekonsiliasi di Adonara Timur

Tim Jibom Brimob Polda NTT Musnahkan Tiga Bom Pipa Rakitan di Flores Timur

Tim Jibom Brimob Polda NTT Musnahkan Tiga Bom Pipa Rakitan di Flores Timur

Situasi di Adonara Kondusif, Polisi Tetap Kedepankan Pendekatan Persuasif

Situasi di Adonara Kondusif, Polisi Tetap Kedepankan Pendekatan Persuasif

Komentar
Berita Terbaru