Jumat, 13 Maret 2026

Buruh Pemilik Senpi Rakitan di Kupang yang Coba Bakar Diri Akhirnya Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Kamis, 28 Desember 2023 17:00 WIB
Buruh Pemilik Senpi Rakitan di Kupang yang Coba Bakar Diri Akhirnya Meninggal Dunia
Ilustrasi.

Kemudian Melkianus masuk dan menggeledah rumah NS dan menemukan 1 buah senjata api rakitan.

Baca Juga:

Melkianus kemudian melaporkan kepada Ketua RT 002 Kelurahan Penkase Oeleta.

Kemudian, mereka bersama-sama langsung mendatangi rumah NS.

Melihat kedatangan Melkianus dan ketua RT 002 Kelurahan Penkase Oeleta, NS langsung menutup pintu rumah dan tidak mau keluar.

Kapolsek Alak, Kompol Edy, SH MH menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, NS adalah pemilik senjata api rakitan yang melakukan percobaan bunuh diri.

"Dia (NS) mencoba bunuh diri dengan cara membakar diri karena ketahuan memiliki senjata api rakitan," ujarnya.

Dari hasil penggeledahan di lokasi, ditemukan enam pucuk senjata api rakitan.

Sejumlah saksi diperiksa penyidik Unit Reskrim Polsek Alak.

NS belum bisa dimintai keterangan karena masih mendapatkan perawatan medis di RSB Drs. Titus Uly Kupang, karena mengalami luka bakar serius.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Kupang Siapkan Tiga Pos Pengamanan dan Pelayanan Amankan Hari Raya

Polres Kupang Siapkan Tiga Pos Pengamanan dan Pelayanan Amankan Hari Raya

Berkas Perkara Lengkap, Pelaku Pencurian di Kupang Dilimpahkan ke Jaksa

Berkas Perkara Lengkap, Pelaku Pencurian di Kupang Dilimpahkan ke Jaksa

Pelaku Kabur, Polisi Amankan Sejumlah Peralatan Judi

Pelaku Kabur, Polisi Amankan Sejumlah Peralatan Judi

Puluhan Paus Pilot Mati Dikuburkan

Puluhan Paus Pilot Mati Dikuburkan

Buruh Harian Lepas di Ende Berulang Kali Setubuhi Anak Dibawah Umur

Buruh Harian Lepas di Ende Berulang Kali Setubuhi Anak Dibawah Umur

Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta

Dukung Pembangunan Rumah Pastori II GMIT Hosana Sungkaen, Walikota Kupang Bantu Rp 50 juta

Komentar
Berita Terbaru