Senin, 06 April 2026

Siswi Korban Pencabulan Wali Kelas di Amarasi Kupang Masih Trauma dan Enggan ke Sekolah

Imanuel Lodja - Sabtu, 02 Desember 2023 09:50 WIB
Siswi Korban Pencabulan Wali Kelas di Amarasi Kupang Masih Trauma dan Enggan ke Sekolah

Baca Juga:

Pihak Polres Kupang pun menyurati lembaga sosial Rumah Harapan GMIT guna mendampingi para korban.

"Laporannya sudah kami proses. Saat ini masih pada upaya memulihkan korban dari trauma atas kejadian ini sehingga kita bersurat ke Rumah Harapan GMIT agar mendampingi korban dalam memulihkan mereka," ujar Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Elpidus Kono Feka.

Polisi baru meminta keterangan dari saksi-saksi. "Pada akhirnya, terlapor pun akan kami panggil untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai laporan para korban," tandas Kasat.

Pelaku kasar pada siswa


Kepala sekolah pun mengaku kalau selama ini sang guru memiliki temperamen keras dan kasar.

Sejumlah siswa menjadi korban kekerasan dari sang guru, namun para siswa cenderung mendiamkan aksi kekerasan para guru.

Pada akhirnya, kepala sekolah mendapat kabar soal aksi kekerasan ini dan langsung menggelar pertemuan para guru serta menghimbau agar aksi kekerasan terhadap siswa tidak lagi dilakukan.

Selain kekerasan fisik pada siswa, para siswa juga mengaku mendapat kata-kata kasar dan makian dari sang guru.

Perlakuan kasar Joni baru berani diungkapkan para siswa setelah dugaan kasus cabul ini dilaporkan ke polisi.

Joni sendiri sebelumnya merupakan kepala sekolah di salah satu SD di Kecamatan Amarasi. Namun sejak tahun 2012 lalu, ia dimutasi menjadi guru biasa di sekolah tempat kejadian pencabulan.

Sedianya, Joni akan memasuki masa purna tugas sebagai guru pada tanggal 1 Juli 2024 mendatang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Wapres Hadiri Festival Paskah Pemuda GMIT 2026

Wapres Hadiri Festival Paskah Pemuda GMIT 2026

Wali Kota Kupang Respons Penggerebekan Dua Lurah, Tegaskan Sanksi Disiplin ASN

Wali Kota Kupang Respons Penggerebekan Dua Lurah, Tegaskan Sanksi Disiplin ASN

Patroli Ditsamapta Polda NTT Selamatkan Dua Lurah Di Kota Kupang Yang Dianiaya Karena Diduga Selingkuh

Patroli Ditsamapta Polda NTT Selamatkan Dua Lurah Di Kota Kupang Yang Dianiaya Karena Diduga Selingkuh

Lerai Pertengkaran Suami-istri, Pria di Kupang Malah Ditikam Pria Mabuk Miras

Lerai Pertengkaran Suami-istri, Pria di Kupang Malah Ditikam Pria Mabuk Miras

Satlantas Polresta Kupang Kota Buat Rekayasa Lalu Lintas Amankan Prosesi Jalan Salib

Satlantas Polresta Kupang Kota Buat Rekayasa Lalu Lintas Amankan Prosesi Jalan Salib

Belasan Pohon Santigi Diamankan Polisi di Kawasan Bolok-Kupang

Belasan Pohon Santigi Diamankan Polisi di Kawasan Bolok-Kupang

Komentar
Berita Terbaru